Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Pabrik Sepatu Bakal Dibangun Dekat Exit Tol Sambungmacan, Sragen Makin Dilirik Investor

Ahmad Khairudin • Jumat, 18 April 2025 | 23:22 WIB
Ilustrasi Pabrik.
Ilustrasi Pabrik.

RADARSOLO.COM – Kabupaten Sragen kembali mencuri perhatian investor. Salah satu proyek besar yang sedang digarap adalah pendirian pabrik sepatu di Desa Toyogo, Kecamatan Sambungmacan.

Lokasi strategis yang berada di dekat exit tol Sambungmacan menjadikan kawasan ini magnet baru investasi skala besar.

Proyek ini bukan hanya membuka peluang kerja, tapi juga menandai perubahan wajah Sragen dari daerah perlintasan menjadi pusat industri baru di Jawa Tengah.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sragen, Dwi Agus Prasetyo, mengatakan pendirian pabrik tersebut sudah memasuki tahap penting.

“Izin zonasi tata ruang telah dikonfirmasi, dan lokasi masuk dalam zona merah atau untuk industri,” ujar Dwi, Jumat (19/4/2025).

Saat ini, proses pembebasan lahan masih berjalan. Setelahnya akan dilanjutkan ke tahapan perizinan lainnya seperti KKPR (Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang), AMDAL, dan PBG (Persetujuan Bangunan Gedung).

DPMPTSP Sragen memastikan akan mendampingi penuh proses ini agar para investor tidak menemui hambatan berarti.

Menariknya, proyek pabrik sepatu ini tidak berdiri sendiri. Kawasan industri yang tengah digarap mencakup dua lokasi, yakni Sambungmacan membutuhkan lahan seluas 50 hektare, lalu Gondang membutuhkan 10 hektare.

Kedua lokasi dipisahkan hanya oleh satu ruas jalan dan sama-sama berdekatan dengan jalur tol, menjadikan area ini sangat potensial bagi pengembangan kawasan industri baru.

“Masyarakat di sekitar exit tol sangat terbuka terhadap investasi. Mereka menyadari manfaat ekonomi yang akan mengalir, mulai dari kenaikan harga tanah hingga peluang kerja baru,” ungkap Dwi.

Warga setempat mulai merasakan efek positif dari rencana investasi ini. Kesadaran akan dampak jangka panjang seperti pembangunan infrastruktur, peningkatan ekonomi lokal, dan akses lapangan kerja kian meningkat.

Meski demikian, DPMPTSP menegaskan bahwa pihaknya tidak terlibat langsung dalam proses pembebasan lahan, hanya sebagai fasilitator dan pengawas.

“Kami memantau dan memastikan semua berjalan lancar, tapi urusan lahan sepenuhnya diserahkan kepada pihak terkait,” tegas Dwi.

Sementara itu, Kepala Desa Toyogo, Suraji, mengaku belum mengetahui detail perkembangan proyek.

“Kami mendengar kabar soal rencana pabrik, tapi pemerintah desa tidak ikut memantau secara langsung,” ujarnya.

Suraji menyebut bahwa telah dibentuk panitia pembebasan lahan yang dipimpin oleh warga bernama Mas Wid. Namun, hingga kini belum ada kejelasan pasti terkait lahan yang akan digunakan.

“Kami hanya tahu rencana lokasinya di dekat exit tol, tapi belum tahu secara rinci titik pastinya,” pungkasnya.

Jika berjalan lancar, pendirian pabrik sepatu ini diyakini akan menjadi motor penggerak baru ekonomi Sragen, sekaligus membuka lembaran baru Sragen sebagai zona industri strategis di jalur tol Trans Jawa. (din)

Editor : Damianus Bram
#pabrik sepatu #sragen #Desa Toyogo #sambungmacan #investor