RADARSOLO.COM – Kebakaran hebat melanda kandang ternak ayam "ANI FARM" di Bulak Rejo RT 22, Desa Ngargosari, Kecamatan Sumberlawang, Sragen Rabu (23/4/2025) sekitar pukul 17.30. Insiden ini mengakibatkan kerugian Rp 7,5 miliar, termasuk 22.000 ekor ayam yang terpanggang.
Awalnya saksi dan sembilan pekerja lainnya sedang bekerja di kandang milik Ani Puspitasari. Kandang tersebut baru saja diisi dengan 22.000 ekor ayam pada pukul 15.00.
Sekitar pukul 17.30, salah seorang saksi melihat kobaran api berasal dari alat pemanas ayam. Api dengan cepat membesar karena menyulut sekam padi yang digunakan sebagai alas lantai kandang.
Saksi yang melihat kejadian tersebut langsung berteriak Para pekerja berusaha memadamkan api secara manual. Namun, api terus membesar. Kemudian ada yang melaporkan kejadian ini ke Polsek Sumberlawang pada pukul 18.00.
Api dengan cepat melalap bangunan kandang ayam tiga lantai berukuran 100 x 12 meter beserta isinya. Selain ribuan ekor ayam, sejumlah fasilitas kandang turut hangus terbakar. Meliputi 21 unit blower, satu unit sepeda motor, pakan ayam sebanyak dua rit atau sekitar 220 sak dan sejumlah peralatan kandang lainnya.
Dalam peristiwa nahas ini, tiga orang luka-luka. Yakni Rega W Pamungkas, 23, mengalami sesak napas dan kaki kanan terkilir, Agus Setyawan, 33, mengalami sesak napas. Sementara itu, Agus Prujiono, 41, juga mengalami kulit panas dan sesak napas. Ketiga korban telah mendapatkan penanganan medis.
Polsek Sumberlawang dan unit Damkar Gemolong dan unit Sragen menuju lokasi kejadian. Warga juga turut membantu memadamkan api yang baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 19.00.
Kapolres Sragen AKBP Petrus Parningotan Silalahi membenarkan adanya kejadian kebakaran tersebut. Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan saksi-saksi, pihak kepolisian menduga kebakaran karena ledakan tabung gas ukuran 12 kg.
”Polres Sragen telah melakukan tindakan kepolisian dengan menerima laporan, mendatangi dan mengolah TKP, mengumpulkan keterangan saksi, berkoordinasi dengan Damkar dan BPBD, tim Inafis Polres Sragen, serta tim medis,” tandasnya. (din/adi)
Editor : Adi Pras