Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Sedulur Sragen Bersatu Salurkan Alquran, Alat Sekolah hingga Sembako untuk Anak Yatim di Jenar Sragen: Jadi Jembatan Kasih

Ahmad Khairudin • Sabtu, 26 April 2025 | 23:43 WIB
Sedulur Sragen Bersatu saat menyalurkan bantuan untuk anak yatim di Jenar, Sragen.
Sedulur Sragen Bersatu saat menyalurkan bantuan untuk anak yatim di Jenar, Sragen.

RADARSOLO.COM – Suasana haru menyelimuti Desa Jenar, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen pada Jumat sore (25/4/2025), ketika Sedulur Sragen Bersatu (SSB) membagikan bantuan kepada anak-anak yatim di Yayasan Al Hidayah Jenar.

Di bawah langit senja yang merona, puluhan anak tampak tersenyum bahagia saat menerima Alquran baru, Juz Amma, perlengkapan sekolah, sembako, dan uang saku.

Aksi sosial bertajuk “Sedulur Sragen Bersatu Peduli” ini dipimpin langsung oleh Ketua SSB Hendry “Momon” Santoso. Melibatkan kolaborasi berbagai pihak seperti TNI, Polri, pemerintah desa, serta masyarakat sekitar.

“Ini bukan hanya soal berbagi bantuan, tetapi tentang membangun silaturahmi dan menjaga nilai persaudaraan antarsesama warga Sragen,” ungkap Momon.

Sebanyak 35 anak yatim menjadi penerima manfaat dalam kegiatan ini.

Namun, kehangatan dan semangat kebersamaan yang tercipta jauh melampaui angka tersebut.

SSB ingin menjadi jembatan kasih dan harmoni sosial di Sragen, terutama untuk masyarakat yang membutuhkan perhatian lebih.

Donasi yang disalurkan berasal dari berbagai elemen. Termasuk tokoh Sragen yang kini sukses di perantauan seperti Ronggo Warsito.

Ronggo Warsito adalah pengusaha asal Kalimantan yang juga menjabat sebagai pengurus SSB wilayah luar daerah.

“Yang penting bukan jumlah bantuannya, tapi ketulusan hati untuk berbagi,” tambah Momon.

Kehangatan dan antusiasme warga terlihat jelas sepanjang acara.

Sorak tawa anak-anak berpadu dengan air mata haru para relawan dan pengurus yayasan.

Bagi Momon, sambutan hangat ini menjadi penyemangat bahwa aksi SSB telah diterima dengan baik oleh masyarakat.

“Kami mungkin masih organisasi baru, tapi kami datang membawa semangat baru untuk menggerakkan energi sosial di Sragen,” tegasnya.

Tujuan SSB, lanjutnya, adalah untuk menjaga semangat “seduluran”, mempererat tali silaturahmi, dan menciptakan harmoni yang langgeng di tengah masyarakat Sragen.

Kegiatan ini bukan akhir dari langkah sosial SSB.

Organisasi ini membuka kesempatan bagi siapa saja yang ingin bergabung dan berkontribusi dalam aksi-aksi kemanusiaan di masa depan.

“Insya Allah kegiatan seperti ini akan terus kami lanjutkan. Kami ingin menyatukan warga Sragen dalam semangat kebersamaan dan kepedulian,” ujar Momon.

Meski masih dalam tahap awal dan penuh keterbatasan, SSB tetap berkomitmen untuk terus belajar dan berkembang.

“Selama kami masih diberi rezeki, kesehatan, dan kesempatan, kami akan terus berbagi untuk dulur-dulur Sragen yang membutuhkan,” tutupnya.

Dengan semangat guyub rukun selawase, Sedulur Sragen Bersatu berharap terus menyalakan lilin-lilin kebaikan di seluruh penjuru Sragen. Membawa terang, harapan, dan cinta bagi sesama. (din/ria)

 

Editor : Syahaamah Fikria
#Sedulur Sragen Bersatu #anak yatim #bantuan #jenar #aksi sosial #Sembako