Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Forum Komunikasi Perguruan Silat Sragen Usulkan Kampung Silat dan Padepokan Bersama

Ahmad Khairudin • Rabu, 7 Mei 2025 | 23:25 WIB
Forum Komunikasi Perguruan Silat Sragen (FKPSS) bertemu dengan bupati Sragen membahas komunikasi antar perguruan silat. (Ahmad Khairudin/Radar Solo)
Forum Komunikasi Perguruan Silat Sragen (FKPSS) bertemu dengan bupati Sragen membahas komunikasi antar perguruan silat. (Ahmad Khairudin/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Forum Komunikasi Perguruan Silat Sragen (FKPSS), yang dipimpin oleh Ketua Heru Agus Santoso, bersama belasan ketua pengurus perguruan silat se-Kabupaten Sragen, menggelar pertemuan dengan Bupati Sragen pada Rabu (7/5/2025).

Pertemuan ini untuk memperkenalkan FKPSS sekaligus membangun komunikasi dengan perguruan silat yang ada di Sragen.

Heru Agus Santoso menjelaskan, jumlah anggota perguruan silat di Sragen diperkirakan mencapai 10 persen dari total penduduk, sehingga memiliki pengaruh besar terhadap dinamika masyarakat.

Namun, dia juga mengakui kerentanan terjadi gejolak di kalangan anggota perguruan silat.

”Seperti kemarin, gara-gara helm ada stiker, jadi padu (bertengkar,Red),” ujar Heru.

Untuk mengantisipasi situasi semacam itu, FKPSS telah berkoordinasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompimda), termasuk Kapolres Sragen.

Selain membahas isu keamanan, pertemuan ini juga mengusung proyeksi masa depan untuk Sragen melalui pembentukan Kampung Silat.

Kampung Silat ini akan mencakup Padepokan Bersama yang dilengkapi dengan sekretariat untuk seluruh perguruan silat di Sragen.

”Dengan padepokan bersama, kami ingin menyatukan perguruan silat dan mengenalkan Sragen ke masyarakat luar meski dengan keterbatasan sumber daya alam,” ungkap Heru.

Untuk memperkuat koordinasi di akar rumput, FKPSS juga menggelar rapat bergilir di padepokan masing-masing perguruan silat secara berkala.

Langkah ini diharapkan dapat meminimalisir potensi konflik dan mempererat hubungan antarperguruan.

Baca Juga: Waspadai Bencana Hidrometeorologi di Masa Peralihan Musim, Ini Penjelasan BPBD Klaten

Kepala Badan Kesbangpol Sragen Sutrisna menyambut baik usulan tersebut. Dia menyebut ide padepokan bersama sebagai cita-cita lama yang terus bergulir, bahkan hingga pergantian bupati.

”Ini menunjukkan konsistensi. Semoga terlaksana, dan pemerintah daerah akan mendukung meski secara bertahap,” ujarnya.

Sutrisna juga mengapresiasi rapat bergilir di padepokan sebagai langkah positif untuk membangun ikatan emosional dan kekeluargaan antarperguruan.

”Pertemuan sebulan sekali ini biasanya di kantor Kesbangpol, tapi dengan rapat bergilir, hubungan antarperguruan akan semakin erat,” tambahnya.

Dengan langkah-langkah ini, FKPSS berharap dapat memperkuat persatuan perguruan silat sekaligus memajukan Sragen sebagai daerah yang kaya akan budaya dan potensi silat. (din/adi)

Editor : Adi Pras
#PADEPOKAN #silat #sragen #kapolres sragen #forkompimda #bupati sragen #perguruan silat