Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

16 Karya Seni Dipamerkan di Kantor Pemkab Sragen, Bertema Tanah Mutiara: Gratis untuk Masyarakat Umum

Ahmad Khairudin • Senin, 26 Mei 2025 | 04:40 WIB

 

Bupati Sragen Sigit Pamungkas melihat salah satu karya seni lukis yang dipamerkan di ruang lobi Kantor Terpadu Pemda Kabupaten Sragen. (Ahmad Khairudin/Radar Solo)
Bupati Sragen Sigit Pamungkas melihat salah satu karya seni lukis yang dipamerkan di ruang lobi Kantor Terpadu Pemda Kabupaten Sragen. (Ahmad Khairudin/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Ruang lobi Kantor Terpadu Pemda Kabupaten Sragen selama momentum hari jadi ini tak lagi sekadar ruang tunggu.

Sejak sepekan terakhir tempat ini bertransformasi menjadi galeri budaya sekaligus pameran seni.

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sragen, Johny Ariawan menyampaikan, inisiatif ini bertujuan mendekatkan seni dan sejarah kepada masyarakat. Gagasan ”Every place is venue” untuk menjadikan ruang publik lebih bersahabat dan nyaman.

”Pameran ini merupakan langkah perdana untuk mendorong komunitas budaya menggarap tampilan ruang-ruang publik. Kami ingin menampilkan keindahan karya budaya buah cipta warga Sragen sendiri,” ujarnya, Minggu (25/5/2025).

Pameran dengan tema ”Tanah Mutiara” tak hanya memanjakan mata dengan karya seni kontemporer.

Namun juga mengajak pengunjung menelusuri kekayaan peradaban Sragen. Berbagai karya kontemporer peradaban dipamerkan. Mulai dari era purba hingga masa kini.

”Awal peradaban di Jawa dan juga dunia bermula dari Tanah Sragen,” jelas Johny.

Dia menjelaskan pameran ini menampilkan berbagai jenis karya seni dan artefak. Antara lain seni rupa lukis dan digital.

Terdapat 16 karya hasil kuratorial. Karya patung atau tiga dimensi lima karya serta kriya batik terdapat empat karya.

Karya yang dipajang akan berlangsung selama dua bulan ke depan, dengan jam buka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 16.00 sesuai jam kerja kantor. Pameran tersebut juga terbuka untuk umum.

Baca Juga: Unik, Sapi Kurban Presiden Prabowo di Klaten Setiap Pagi Dengarkan Murotal Alquran: Ini Kata Pemiliknya

”Setelah dua bulan, karya-karya yang dipamerkan akan dirotasi dengan hasil kurasi yang baru, memastikan galeri ini selalu menyajikan tampilan budaya yang segar dan menarik.” ujarnya.

Dia menambahkan, karya seni yang dipamerkan juga dapat dibeli langsung kepada penciptanya.

Salah satu karya lukis tentang pewayangan menarik perhatian dan dibeli oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sragen Hargiyanto.

Dengan dibukanya galeri budaya berbasis kantor pemerintah ini, diharapkan masyarakat semakin akrab dengan kekayaan seni yang dimiliki seniman Sragen. (din/adi)

Editor : Adi Pras
#Disdikbud #Seni kontemporer #sragen #pewayangan #pameran seni