Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Bakal Kaya Mendadak! Fakta-fakta Investasi Pabrik Sepatu Raksasa Seluas 52 Hektare di Dekat Exit Tol Sambungmacan Sragen

Ahmad Khairudin • Sabtu, 31 Mei 2025 | 03:32 WIB
Proses transaksi jual beli lahan di Desa Toyogo dan Banyurip, Kecamatan Sambungmacan, Sragen untuk rencana pembangunan pabrik sepatu, Kamis (29/5/2025). (Ahmad Khairudin/Radar Solo)
Proses transaksi jual beli lahan di Desa Toyogo dan Banyurip, Kecamatan Sambungmacan, Sragen untuk rencana pembangunan pabrik sepatu, Kamis (29/5/2025). (Ahmad Khairudin/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Kabar gembira menghampiri ratusan warga Desa Toyogo dan Banyurip, Kecamatan Sambungmacan, Sragen, yang bakal jadi orang kaya mendadak.

Lahan persawahan yang mereka miliki kini berpotensi mengubah nasib menjadi jutawan baru.

Hal ini menyusul kepastian perusahaan penanaman modal asing, PT Chung JYE Indonesia yang akan tanamkan investasi dengan skala besar.

Perusahaan pabrik sepatu raksasa itu juga mulai melakukan pembelian lahan besar-besaran di lokasi strategis yang berdekatan dengan Exit Tol Sambungmacan tersebut.

Proses transaksi jual beli lahan sawah milik warga telah dimulai sejak awal pekan lalu.

Kebutuhan Lahan 52 Hektare

Perwakilan perusahaan investor pabrik sepatu PMA, Ari Joko mengungkapkan, kebutuhan lahan untuk pembangunan pabrik ini mencapai sekitar 52 hektare.

Lahan tersebut tersebar di dua desa, yaitu sekitar 20 hektare di Desa Toyogo dan 32 hektare di Desa Banyurip, Kecamatan Sambungmacan, Sragen.

"Luasan di Desa Toyogo sekitar 20-an hektare, sedangkan di Desa Banyurip mencapai 32 hektare," jelas Ari.

Total warga yang terlibat dalam proyek pembebasan lahan ini diperkirakan mencapai 90-an orang di Desa Toyogo dan 120-an orang di Desa Banyurip.

Lokasi Pabrik Sepatu

Lokasi pabrik sepatu ini direncanakan akan berdiri di Dusun Banguan, Desa Toyogo, dan Dusun Dayu Kidul, Desa Banyurip.

Lokasi-lokasi tersebut memang berada di zona industri dekat akses tol.

Pembebasan Lahan dengan Kompensasi Fantastis

Nilai kompensasi yang diterima warga atas lahan mereka terbilang fantastis, bervariasi tergantung luasan dan posisi strategis lahan.

Diperkirakan senilai ratusan juta hingga miliaran rupiah.

Sejauh ini, proses pembebasan lahan dilaporkan berjalan lancar tanpa menemui kendala berarti dari warga setempat.

"Zona area tersebut memang sudah masuk zona merah atau zona industri, jadi tidak ada masalah," tambah Ari.

Proses pembebasan lahan ini telah berjalan selama setengah tahun terakhir dan diharapkan dapat rampung sepenuhnya pada akhir Juni.

Tahap pencairan dana kompensasi saat ini telah mencapai setengah dari total nilai yang disepakati.

Pendampingan Pemkab Sragen

Pemkab Sragen melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sragen, turut memberikan sosialisasi dan pendampingan penuh selama proses investasi ini.

Kepala DPMPTSP Sragen Dwi Agus Prasetyo sebelumnya menyatakan, pendirian pabrik sepatu tersebut telah memasuki tahap penting.

"Izin zonasi tata ruang telah dikonfirmasi, dan lokasi masuk dalam zona merah atau untuk industri,” ujar Dwi, Jumat (19/4/2025).

Setelah proses pembebasan lahan selesai, tahapan perizinan lainnya seperti Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR), Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), dan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) akan segera menyusul.

DPMPTSP Sragen berkomitmen untuk mendampingi penuh investor agar proses perizinan berjalan mulus.

Prioritas Tenaga Kerja Lokal

Yang lebih menggembirakan, PT Chung JYE Indonesia berjanji akan memprioritaskan warga sekitar sebagai tenaga kerja jika pabrik telah beroperasi penuh.

Selain itu, hak desa terkait corporate social responsibility (CSR) juga akan menjadi perhatian utama.

Warga Kaya Mendadak dan Dongkrak Ekonomi Sekitar

Dengan proses pembebasan lahan yang sudah berjalan, puluhan warga pemilik lahan pun kini tersenyum bahagia karena.

Meski tidak menyebut angka pasti, dari pembebasan lahan, warga pemilik lahan diperkirakan bisa mendapatkan kompensasi senilai ratusan juta hingga miliaran rupiah.

Selain itu, pendirian pabrik sepatu raksasa ini juga akan ikut mendongkrak perekonomian masyarakat sekitar.

Mulai dari kenaikan harga tanah, pembangunan infrastruktur, peningkatan ekonomi lokal, hingga yang terpenting, akses lapangan kerja baru yang terbuka. (din/ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#pembebasan lahan #pabrik sepatu #exit tol sambungmacan #investasi #Kaya Mendadak #sambungmacan