Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

16 Desa Miskin Ekstrem di Sragen Bakal Digelontor Bantuan, Salah Satunya Desa Juwog: Ini Bantuannya

Ahmad Khairudin • Minggu, 1 Juni 2025 | 17:18 WIB

 

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) survei bantuan sumur dalam ke Desa Juwog Kecamatan Sukodono, Sragen. (Ahmad Khairudin/Radar Solo)
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) survei bantuan sumur dalam ke Desa Juwog Kecamatan Sukodono, Sragen. (Ahmad Khairudin/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Desa Juwog di Kecamatan Sukodono, Sragen termasuk wilayah desa miskin ekstrem di utara Bengawan.

Tak ayal desa tersebut mendapat bantuan sumur dari pemerintah.

Karena tidak bisa dipungkiri, wilayah tersebut sering kekurangan air bersih waktu musim kemarau.

Kepala Desa (Kades) Juwog menyampaikan, pekan lalu pihaknya mendapat kabar dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memberikan bantuan air bersih Pamsimas.

Dia menyatakan sementara masih dicarikan titik lokasi pengeboran sumur untuk menentukan lokasi titik.

Terkait anggaran, pihaknya tidak tahu karena semuanya dari pusat.

Tim terkait pembuatan sumur juga sudah meninjau wilayah Desa Juwog.

"Semua pengerjaan juga dari pusat, Desa hanya tahunya terima jadi,” terang Suyono.

Suyono sendiri merasa tidak mengusulkan bantuan. Namun karena wilayahnya masuk data miskin ekstrem dan terpantau oleh pemerintah, sehingga diterjunkan bantuan.

Kawasan miskin ekstrem dipertimbangkan mendapatkan bantuan.

Baca Juga: Jelang Idul Adha, Perajin Besek di Trucuk Klaten Kebanjiran Pesanan

”Saya juga gak tahu awalnya, tau-tau di telpon dari Semarang kalau Juwok dapat bantuan air bersih Pamsimas,” bebernya.

Dia menuturkan bantuan untuk 16 desa yang masuk miskin ekstrem.

”Otomatis dari pusat untuk bantuan wilayah kemiskinan ekstrem di Sragen ada 16 desa,” ujarnya. (din/adi)

Editor : Adi Pras
#sukodono #pamsimas #miskin ekstrem #sragen #bengawan