Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Usai Dikeluhkan Pengunjung, DLH Sragen Perbaiki Taman Harmoni Plumbungan

Ahmad Khairudin • Selasa, 3 Juni 2025 | 01:31 WIB
Petugas DLH Sragen memperbaiki wahana bermain di Taman Harmoni Plumbungan, Kecamatan Karangmalang yang sempat rusak. (Ahmad Khairudin/Radar Solo)
Petugas DLH Sragen memperbaiki wahana bermain di Taman Harmoni Plumbungan, Kecamatan Karangmalang yang sempat rusak. (Ahmad Khairudin/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sragen bergerak cepat menanggapi keluhan warga terkait kondisi Taman Harmoni Plumbungan, Kecamatan Karangmalang.

Kondisi taman dinilai tak nyaman akibat kerusakan fasilitas bermain anak. Dengan anggaran terbatas, DLH segera melakukan perbaikan untuk mengembalikan kenyamanan taman kota tersebut.

Kepala DLH Sragen, Rina Wijaya mengaku langsung menindaklanjuti masukan warga.

”Begitu ada keluhan, saya minta tim untuk cek dan segera proses perbaikan,” ujarnya, Senin (2/6/2025).

Fasilitas bermain anak berbahan besi yang rusak telah diperbaiki di bengkel las dan kini dalam tahap pemasangan.

”Besi yang rusak tidak bisa diperbaiki, jadi harus diganti dan dicat ulang dengan anggaran sekitar Rp 10 juta,” tambah Rina.

Namun, Rina menjelaskan, perbaikan jogging track di Taman Harmoni belum bisa dilakukan karena keterbatasan anggaran.

”Perbaikan dilakukan bertahap sesuai kemampuan anggaran,” tuturnya.

Dia juga mengklarifikasi DLH hanya mengelola Taman Harmoni sebagai aset mereka yang ada fasilitas anaknya.

Taman lain seperti Taman Sukowati merupakan aset Disperkimtaru dan Taman Tiara Sachari aset PG Mojo. Sehingga tidak berada di bawah kewenangan DLH.

Langkah cepat DLH ini diharapkan dapat mengembalikan fungsi Taman Harmoni sebagai ruang publik yang aman dan nyaman.

Keluhan warga soal kondisi taman kota sebelumnya mencuat di berbagai lokasi, termasuk Taman Harmoni, Taman Sukowati, dan Taman Tiara Sachari.

”Ayunan hilang, jungkat-jungkit patah. Padahal taman ini ramai dikunjungi. Sayang kalau tak terawat,” ujar Joko, salah seorang pengunjung.

Dia berharap pemerintah daerah lebih serius merawat ruang publik yang menjadi tempat interaksi warga dan hiburan murah bagi anak-anak. (din/adi)

Editor : Adi Pras
#sragen #DLH Sragen #Dinas Lingkungan Hidup #taman rusak #jogging track