RADARSOLO.COM – Meski sempat terimbas efisiensi, sejumlah proyek fisik perbaikan jalan dan jembatan di Kabupaten Sragen tengah berproses.
Anggaran infrastruktur sekitar Rp 80 miliar dari APBD Sragen disiapkan. Berberapa titik sasaran untuk ”glowingisasi” seperti yang diharapkan bupati.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Sragen Albert Pramono Susanto mengungkapkan, DPU Sragen saat ini tengah menggarap 42 proyek pekerjaan umum.
Proyek-proyek tersebut, khususnya di bidang bina marga. Saat ini masih dalam tahap lelang melalui layanan.
Adapun anggaran yang dialokasikan masih berkisar Rp 80 miliar. Angka ini didapatkan setelah adanya efisiensi anggaran yang menyebabkan pengalihan prioritas pada beberapa proyek.
”Rata-rata pekerjaan yang sedang dalam proses ini bernilai antara Rp 1 hingga Rp 2 miliar per proyek,” ujar Albert, Selasa (1/7/2025).
Dia menambahkan, proyek-proyek ini tersebar merata baik di wilayah utara maupun selatan Bengawan Solo. Namun demikian, dia menyoroti adanya kebijakan "glowingisasi" dari bupati Sragen.
Kebijakan ini menekankan fokus pekerjaan jalan di wilayah perkotaan dan jalan-jalan strategis.
”Ada kebijakan glowingisasi dari bupati sehingga beberapa fokus pekerjaan jalan di perkotaan dan jalan strategis,” ujarnya.
Selain perbaikan dan pelebaran jalan, DPUPR Sragen juga akan melaksanakan pembangunan Jembatan Winong pada tahun ini. Saat ini memasuki proses tender.
Sedangkan untuk proyek-proyek lainnya seperti proses perbaikan atau pelebaran akan dilakukan berdasarkan skala prioritas.
”Jembatan Winong yang ambrol ini jadi prioritas anggaran APBD,” tandasnya. (din/adi)
Editor : Adi Pras