RADARSOLO.COM – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Sragen berupaya menjaring tenaga kerja bagi generasi muda.
Hal itu untuk menarik pencari kerja melalui program bernama "Café Jobs".
Gaya hidup nongkrong anak muda dikelola menjadi gerbang baru untuk mengatasi persoalan pengangguran.
Layanan ketenagakerjaan kini hadir dalam suasana santai dan kekinian, menyerupai kafe-kafe estetik yang digandrungi generasi Z.
Pembentukan cafe Jobs ini sudah mulai digencarkan sejak 2 September 2024,
Kepala Disnaker Kabupaten Sragen, Agus Winarno menjelaskan, Café Jobs tak sekadar menawarkan tempat duduk nyaman dengan dekorasi instagramable.
Lebih dari itu, tempat ini berfungsi sebagai pusat layanan ketenagakerjaan terpadu.
Berbagai kebutuhan pencari kerja, mulai dari informasi lowongan, pelatihan, konsultasi karier, hingga pengaduan ketenagakerjaan dan konsultasi Pekerja Migran Indonesia (PMI), tersedia di sini dengan pendekatan yang humanis dan interaktif.
Inovasi ini lahir dari pengamatan dsnaker terhadap karakteristik generasi Z yang cenderung santai, menginginkan segala sesuatu serba instan, dan selektif dalam memilih pekerjaan.
"Ini Strategi Disruptif untuk Menjangkau Anak Muda," ujarnya, Minggu (20/7/2025).
Dia menyampaikan meskipun data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Sragen telah menurun menjadi 3,87 persen pada Agustus 2023, tantangan akses informasi dan minimnya pendekatan kreatif masih menjadi ganjalan.
Baca Juga: Verlinda Alya dan Rasyid Asidiq Raih Juara I Putra Putri Lawu 2025: Ini Pesan Bupati Karanganyar
Agus menjelaskan, Café Jobs adalah strategi disruptif yang dirancang dengan pemahaman mendalam tentang karakteristik sosial anak muda.
"Kita ubah cara pelayanan publik. Anak muda sekarang tidak cukup hanya diberi brosur. Mereka perlu ruang nyaman untuk berdiskusi, konsultasi, dan dapat inspirasi. Café Jobs adalah tempat mereka bisa menemukan peluang kerja sambil duduk santai seperti di kafe,” papar Agus.
Dengan lokasi yang mudah dijangkau dan atmosfer yang non-formal, masyarakat kini tak lagi canggung untuk berkonsultasi seputar pekerjaan.
Petugas terlatih siap memberikan layanan, dan setiap pengunjung dapat memberikan evaluasi untuk perbaikan berkelanjutan.
Hasil awal implementasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam interaksi dan tingkat kepuasan pengguna, terutama dari kalangan muda.
Café Jobs tak hanya berhasil memperluas akses informasi kerja, tetapi juga membangun kepercayaan diri dan kesiapan kerja generasi muda dalam menghadapi tantangan era digital dan Society 5.0. (din/adi)
Editor : Adi Pras