Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Pelaku Vandalisme Bendera Merah Putih di Sragen Berhasil Ditangkap, Ternyata Masih Pelajar: Ini Motifnya

Ahmad Khairudin • Rabu, 23 Juli 2025 | 00:02 WIB
Pelaku aksi vandalisme yang mencoret-coret bendera merah putih dan tembok SDN 2 Gondang, Sragen diamankan di Polres Sragen, Selasa (22/7/2025). (Ahmad Khairudin/Radar Solo)
Pelaku aksi vandalisme yang mencoret-coret bendera merah putih dan tembok SDN 2 Gondang, Sragen diamankan di Polres Sragen, Selasa (22/7/2025). (Ahmad Khairudin/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Kasus vandalisme yang menghebohkan SDN Gondang 2 Sragen dengan coretan di tembok sekolah dan bendera Merah Putih akhirnya menemui titik terang.

Tiga orang anak yang diduga menjadi pelaku berhasil diamankan Polres Sragen pada Selasa (22/7/2025) hari ini.

Kapolres Sragen AKBP Petrus Parningotan Silalahi membenarkan penangkapan tersebut.

”Iya betul, pelaku anak-anak dan sudah di polres ada 3 orang,” ungkap Kapolres.

Dia menambahkan para pelaku masih berada di bangku SD dan SMP. Selain itu motif di balik aksi perusakan tersebut diduga kuat hanya iseng.

Mengingat usia para pelaku, Polres Sragen tidak melakukan penahanan. Langkah selanjutnya akan berfokus pada edukasi dan kolaborasi dengan Balai Pemasyarakatan (Bapas) Surakarta.

”Langkah selanjutnya kami berikan edukasi dan kerja sama dengan Bapas Surakarta, kenakalan anak-anak dan langkah-langkah lain yang patut kita lakukan,” imbuh kapolres.

Kapolres juga mengungkapkan beberapa kendala dalam penyelidikan awal, termasuk minimnya teknologi pengawasan di lokasi.

"Awalnya kita lakukan penyelidikan, di sana juga minim teknologi, CCTV tidak ada, dan penjaga sekolah juga lalai menurunkan bendera," tambahnya.

Penangkapan ini diharapkan dapat menjadi pelajaran bagi semua pihak, terutama orang tua, sekolah, dan masyarakat, untuk lebih meningkatkan pengawasan dan memberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga fasilitas umum serta menghormati simbol negara.

Sebelumnya, bendera merah putih SDN 2 Gondang dicoret dengan tulisan “Gaza” menggunakan cat semprot.

Tak hanya itu, tembok sekolah dan tembok warga sekitar juga menjadi sasaran coretan, bahkan terdapat gambar kemaluan laki-laki yang menciptakan suasana tak pantas di lingkungan pendidikan.

Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran mendalam dari pihak sekolah dan masyarakat sekitar.

Apalagi lokasi vandalisme berada sangat dekat dengan aktivitas siswa, bahkan ditemukan pertama kali saat Senin pagi (21/7/2025), ketika siswa bersiap menggelar upacara bendera.

”Hari Minggu sore saya bersih-bersih, tidak melihat adanya bendera dicoret-coret dan di tembok juga belum ada coretan. Paginya baru tahu kalau ada coretan-coretan seperti itu,” ungkap penjaga sekolah, Mei Eko Setyowati.

Selain mencoret bendera Merah Putih, pelaku juga menyasar tembok sekolah dan tembok warga sekitar.

Tulisan “Gaza” dan gambar kemaluan laki-laki yang tidak pantas sangat mengganggu nilai-nilai pendidikan dan merusak estetika lingkungan sekolah.

”Selain bendera, ada tembok sekolah yang ditulisi tulisan Gaza. Kemudian di depan itu ada tembok warga juga dicoret-coret dengan gambar serta tulisan,” lanjut Mei. (din/adi)

Editor : Adi Pras
#gondang #Vandalisme #sragen #Kapolres Sragen AKBP Petrus Parningotan Silalahi #Bapas Surakarta #bendera merah putih #polres sragen