Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Pabrik di Sambungmacan Ini Dikeluhkan karena Parkir Semrawut dan Polusi Debu, DPRD Sragen Segera Panggil Manajemen

Ahmad Khairudin • Selasa, 29 Juli 2025 | 01:14 WIB
Pabrik bata ringan di Kecamatan Sambungmacan, Sragen yang banyak dikeluhkan masyarakat sekitar dan pengguna jalan. (Ahmad Khairudin/Radar Solo)
Pabrik bata ringan di Kecamatan Sambungmacan, Sragen yang banyak dikeluhkan masyarakat sekitar dan pengguna jalan. (Ahmad Khairudin/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Pabrik bata ringan di Kecamatan Sambungmacan, Sragen tengah menjadi sorotan tajam.

Keluhan warga terkait polusi debu dan parkir truk semrawut di bahu jalan semakin memuncak. Bahkan memicu hujatan di media sosial.

Masyarakat setempat dan pengguna jalan mendesak DPRD Sragen turun tangan dan menuntut tindakan nyata dari pihak perusahaan.

Menurut pantauan di lapangan, dua persoalan utama yang menjadi keluhan. Yakni debu yang luar biasa dan antrean truk yang memakan bahu jalan.

Ketua Fraksi PDIP Sragen, Sugiyamto menegaskan, keluhan debu dirasakan langsung oleh warga sekitar. Sementara parkir truk di bahu jalan terbukti sering menyebabkan kecelakaan.

Menyikapi permasalahan ini, Sugiyamto memberikan ultimatum kepada pabrik tersebut.

”Perusahaan harus segera menyediakan tempat parkir itu, terserah mau beli atau sewa. Kita kasih waktu sampai seminggu ini. Kalau tidak, kita panggil pengelola atau yang bertanggung jawab, beserta dinas terkait,” tegasnya usai rapat di kantor DPRD Sragen, Senin (28/7/2025).

Sementara anggota Komisi III DPRD Sragen Suyanto yang juga warga Sambungmacan menggambarkan parahnya polusi debu, terutama saat pabrik beroperasi 24 jam.

”Debu ini bikin trauma. Mobil setelah dicuci, ditaruh di luar, dalam satu jam debu sudah bisa ditulisi,” ujarnya.

Suyanto menambahkan, banyak tokoh masyarakat telah mengeluh, namun keluhan mereka seolah tidak pernah digubris.

Dia menyoroti kondisi parkir truk yang acak-acakan di bahu jalan, serta minimnya penerangan jalan dari Mahbang hingga Banaran yang baru dibenahi satu titik di Dukuh Pondok.

”Masyarakat berharap tekanan ini dapat mendorong untuk segera bertindak. Ini demi kenyamanan dan keselamatan warga sekitar,” tandasnya. (din/adi)

Editor : Adi Pras
#sragen #Pabrik Bata Ringan #sambungmacan #DPRD Sragen