Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

3.710 Lowongan Kerja di Sragen Siap Buka Pendaftaran, Ada Tekstil hingga Pabrik Sepatu: Ini Rinciannya

Ahmad Khairudin • Senin, 18 Agustus 2025 | 18:36 WIB
Salah satu pabrik tekstil di Kabupaten Sragen. (Ahmad Khairudin/Radar Solo)
Salah satu pabrik tekstil di Kabupaten Sragen. (Ahmad Khairudin/Radar Solo)

RADARSOLO.COM - Kabupaten Sragen membuka peluang besar bagi masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan melalui 3.710 lowongan kerja di berbagai sektor industri.

Masyarakat umum pencari kerja bisa memanfaatkan kesempatan ini.

Bupati Sragen Sigit Pamungkas juga mendorong usia produktif untuk berani mencoba peluang jadi pekerjaan di luar negeri.

Informasi yang dihimpun, lowongan tersebut tersebar di beberapa sektor unggulan.

Antara lain sektor tekstil seperti PT. DMST I, II, III, VIII, dan PT. Bati menyediakan 400 lowonga.

Kemudian sektor garment PT. SHESIN membuka 100 lowongan.

Selain itu, sektor industri rokok dari PT. Djarum Masaran dan PT. Aroma Sukowati menawarkan 2.500 lowongan.

Ada juga sektor tas dari PT. Eksonindo menyediakan 200 lowongan.

Industri lainnya seperti sektor karung plastik dari PT. Duta Kekar Plasindo membuka 150 lowongan.

Lalu ada pula sektor distributor dari PT. Bahagia Sumber Abadi menyediakan 10 lowongan.

Informasi lengkap dapat diperoleh langsung di Technopark Sragen.

Sementara itu Bupati Sragen Sigit Pamungkas menegaskan komitmennya untuk mengentaskan kemiskinan melalui penciptaan lapangan kerja.

Namun, ia menilai pekerjaan di sektor lokal, meski membantu masyarakat bertahan hidup, belum mampu menciptakan lompatan kesejahteraan yang signifikan.

Untuk itu, Bupati Sigit mewacanakan program inovatif mengirim tenaga kerja produktif ke luar negeri.

"Orang miskin yang bekerja di pabrik lokal dengan gaji sekitar Rp 2 juta per bulan tetap berada di garis bawah. Di Jepang, misalnya, gaji bisa mencapai Rp 20 juta per bulan. Dengan pinjaman perbankan untuk biaya keberangkatan, utang bisa lunas dalam lima bulan, dan setelahnya terjadi lompatan kemakmuran," paparnya.

Dia menyampaikan program ini menargetkan keluarga miskin agar dapat meraih kesejahteraan lebih tinggi melalui kesempatan kerja di luar negeri.

Dia berharap langkah ini menjadi terobosan berani Pemkab Sragen untuk tidak hanya membuka lapangan kerja lokal, tetapi juga memberikan peluang global bagi masyarakatnya.

"Kesejahteraan yang lebih baik ada di sana, dan kami siap mendukung," tutup Bupati Sigit. (din/adi)

Editor : Adi Pras
#Bupati Sragen Sigit Pamungkas #Garment #sragen #tekstil #lowongan kerja #kemiskinan