Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Tanggapi Aksi Anarkis, Ketua DPRD Sragen Soroti Perlunya Bimbingan bagi Pelaku Anak

Ahmad Khairudin • Jumat, 5 September 2025 | 02:15 WIB
Pintu masuk kantor DPRD Sragen usah dirusak massa pada Sabtu (30/8/2025) lalu dijaga aparat TNI. (Ahmad Khairudin/Radar Solo)
Pintu masuk kantor DPRD Sragen usah dirusak massa pada Sabtu (30/8/2025) lalu dijaga aparat TNI. (Ahmad Khairudin/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Gedung DPRD Sragen menjadi sasaran aksi anarkis yang merusak fasilitas publik pada Sabtu (30/8/2025) lalu.

Padahal aksi itu bertepatan dengan acara wayangan yang digelar di lokasi tersebut. Salah satu kerusakan yang mencuri perhatian adalah kaca ATM Bank Jateng yang pecah akibat ulah massa.

Ketua DPRD Sragen Suparno memastikan perbaikan segera dilakukan. Menurutnya, kerugian akibat aksi anarkis ini relatif kecil, hanya sebatas kaca untuk pos jaga.

Sedangkan kerusakan ATM, perbaikan ditangani langsung oleh Bank Jateng.

Dia menyebut insiden ini terjadi sesaat setelah acara wayangan selesai sekitar pukul 01.00 WIB. Massa mulai berbuat ricuh sekitar pukul 02.00 WIB.

”Wayangan sudah selesai, ndang (segera) bubar saja. Sampai jam satu selesai, jam dua tiba-tiba duarr,” ceritanya, Kamis (4/9/2025).

Namun yang lebih memprihatinkan, mayoritas pelaku aksi anarkis ini adalah anak-anak di bawah umur, banyak di antaranya masih berstatus pelajar.

Menanggapi hal ini, Suparno menekankan pentingnya bimbingan untuk mencegah kejadian serupa terulang.

”Kami sangat sayangkan sikap anak-anak yang notabene belum memiliki pemahaman mendalam, tapi terdorong oleh ajakan tertentu. Ini butuh bimbingan, baik dari sekolah maupun pengawasan orang tua,” tegasnya.

Suparno juga mengimbau agar pihak sekolah dan orang tua lebih proaktif dalam mendidik. Orang tua harus mengarahkan anak-anak agar tidak terjerumus dalam tindakan yang merugikan.

”Pada intinya, kami ingin anak-anak ini dibimbing agar ke depan mereka bisa lebih bijak dan tidak mudah terprovokasi,” tambahnya. (din/adi)

Editor : Adi Pras
#sragen #DPRD Sragen #anarkis