RADARSOLO.COM - Reshuffle kabinet yang dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyita perhatian publik, terutama terkait dengan pergantian Menteri Keuangan.
Salah satu nama yang menjadi sorotan adalah Sri Mulyani Indrawati, yang selama ini dikenal sebagai "ibu" bagi keuangan negara.
Perpisahannya dengan jabatan menteri keuangan memicu beragam reaksi di masyarakat, khususnya di kalangan pemerintah desa yang merasakan langsung dampak dari kebijakan-kebijakan yang dikeluarkannya.
Kepala Desa Kaliwedi, Kecamatan Gondang, Sragen, Sragen mengungkapkan rasa kehilangan dan penghormatannya terhadap sosok Sri Mulyani.
Dia menilai sosok Sri Mulyani tokoh yang kompeten sampai dipercaya tiga era presiden. Sebagai seorang kepala desa yang mengaku fans berat.
Daryono menilai banyak kebijakan keuangan yang lahir di bawah kepemimpinan Sri Mulyani sangat berpihak pada kemajuan desa.
Dia menyebutkan dua program besar yang sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat desa.
"Selamat jalan Ibu Menteri Keuangan, Ibu Sri Mulyani. Di era 10 tahun Ibu Sri Mulyani, ada Dana Desa untuk pemberdayaan desa! Dan di era Ibu zaman SBY juga ada era Dana PNPM Mandiri Pedesaan," ujar Daryono, Selasa (9/9/2025).
Menurut Daryono, kontribusi Sri Mulyani terhadap perekonomian desa tidak bisa dianggap remeh.
Kedua program tersebut telah membantu desa-desa di seluruh Indonesia untuk membangun infrastruktur, meningkatkan perekonomian lokal, dan memberdayakan masyarakatnya secara mandiri.
Selain itu, Daryono juga menyoroti peran Sri Mulyani dalam meningkatkan kesejahteraan para pegawai negeri sipil (ASN/PNS) dan PPPK.
Dia menyebutkan bahwa di era Sri Mulyani, para ASN/PNS dan PPPK merasakan adanya perbaikan dalam sistem penggajian dan tunjangan.
"Di era Ibu Sri Mulyani, ada era Remunerasi bagi ASN dan era adanya TPP (Tunjangan Penghasilan Pegawai) bagi ASN/PPPK," tambahnya.
Kebijakan ini dianggap sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kinerja dan integritas aparatur sipil negara.
Reshuffle kabinet ini, khususnya perpisahan dengan Sri Mulyani, meninggalkan kesan mendalam bagi banyak pihak, terutama di tingkat akar rumput.
Daryono berharap, menteri keuangan yang baru dapat melanjutkan dan bahkan meningkatkan kebijakan-kebijakan yang pro-rakyat dan pro-desa.
Sedangkan menteri lainnya yang di reshuffle memang kurang mengenai kinerjanya. Bahkan ada yang dikaitkan dengan isu judi online. (din/adi)
Editor : Adi Pras