Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Harga Cabai Keriting di Sragen Naik, Ada yang Tembus Rp 60 Ribu Per Kg: Ini Penyebabnya

Ahmad Khairudin • Kamis, 18 September 2025 | 22:13 WIB
Pedagang cabai di Pasar Bunder Sragen layani pembeli. (Ahmad Khairudin/Radar Solo)
Pedagang cabai di Pasar Bunder Sragen layani pembeli. (Ahmad Khairudin/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Harga cabai merah dan cabai hijau keriting di sejumlah pasar tradisional di Sragen mengalami kenaikan signifikan.

Penyebabnya diduga karena minimnya pasokan dari daerah penghasil. Sehingga berdampak pada penurunan omzet pedagang hingga 20 persen.

​Di Pasar Bunder Sragen, harga cabai merah keriting yang semula Rp 45.000 per kilogram (kg) kini melonjak menjadi Rp 60.000 per kg.

Sementara itu, cabai hijau keriting yang awalnya Rp 20.000 per kg kini tembus Rp 30.000 per kg. Kenaikan harga ini sudah terjadi sejak sepekan terakhir.

Salah seorang pedagang di Pasar Bunder, Warti menjelaskan, pasokan cabai dari daerah penghasil seperti Boyolali dan Tawangmangu, Karanganyar memang berkurang drastis. Akibatnya, banyak pembeli yang mengurangi jumlah pembelian mereka.

”Pembeli sekarang beli sedikit-sedikit, jadinya omzet kami turun sampai 20 persen,” keluhnya, Kamis (18/9/2025).

​Di sisi lain, harga jenis cabai dan sayuran lainnya masih terpantau stabil. Cabai rawit merah dijual Rp 30.000 per kg, cabai rawit putih Rp 20.000 per kg, cabai merah besar Rp 35.000 per kg, cabai hijau besar Rp 25.000 per kg, dan cabai rawit hijau Rp 40.000 per kg.

​Sementara Kepala Pasar Bunder, Sugino membenarkan adanya kenaikan harga khusus untuk cabai keriting, sementara harga cabai rawit saat ini masih relatif stabil.

”Di tingkat pengecer kenaikan lebih terasa, tapi yang sret masih aman,” ujarnya. (din/adi)

Editor : Adi Pras
#tawangmangu #cabai rawit #karanganyar #Boyolali #pasar tradisional #sragen #Pasar Bunder Sragen