Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Sekolah Rakyat Sragen Ditarget Rampung Akhir Oktober, Ada 58 Pendaftar: Ini Syarat yang Diterima

Ahmad Khairudin • Kamis, 16 Oktober 2025 | 00:32 WIB
Bupati Sragen Sigit Pamungkas (kiri) memantau langsung progres pembangunan Sekolah Rakyat yang berlokasi di BLK Sragen, Selasa (14/10/2025). (Ahmad Khairudin/Radar Solo)
Bupati Sragen Sigit Pamungkas (kiri) memantau langsung progres pembangunan Sekolah Rakyat yang berlokasi di BLK Sragen, Selasa (14/10/2025). (Ahmad Khairudin/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Sempat dikhawatirkan minim peminat, program rintisan sekolah rakyat di Sragen kini menunjukkan perkembangan signifikan. Setelah membuka pendaftaran kembali, puluhan calon siswa SMP dan SMA telah mendaftar.

Sementara renovasi lokasi sementara di kompleks Balai Latihan Kerja (BLK) ditargetkan rampung pada akhir Oktober.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Sragen Yuniarti memastikan progres positif tersebut usai meninjau lokasi bersama bupati, Rabu (14/10/2025).

”Target kami, renovasi rampung tanggal 30 Oktober ini,” tegas Yuniarti, Rabu (15/10/2025).

Lokasi sementara di BLK ini tengah dikebut untuk mempersiapkan sarana prasarana yang akan sepenuhnya didukung oleh Kementerian Sosial (Kemensos) RI.

”Semua kebutuhan belajar mengajar hingga kelengkapan baju anak, termasuk tempat tidur asrama, akan disediakan oleh kemensos,” jelasnya.

Setelah melalui berbagai upaya sosialisasi, minat masyarakat terhadap sekolah rakyat yang menawarkan pendidikan gratis dan boarding school bagi keluarga tidak mampu meningkat tajam.

Yuniarti merinci, saat ini sudah ada 30 pendaftar untuk jenjang SMA dan 28 pendaftar untuk jenjang SMP.

Angka ini hampir memenuhi kuota yang ditetapkan, yakni 25 siswa per rombongan belajar (rombel) untuk masing-masing jenjang. Namun, tidak semua pendaftar otomatis diterima.

Dinsos Sragen akan menggelar pleno pada Senin (20/10) mendatang untuk mencermati dan memverifikasi para pendaftar agar benar-benar sesuai dengan persyaratan yang ada.

”Pleno untuk meninjau persyaratan pendaftar,” terangnya.

Dia menyampaikan selain peralatan, kemensos juga berperan penuh dalam menyiapkan sumber daya manusia.

Sekitar 30 orang tenaga kerja akan ditempatkan, termasuk tenaga pendidik, tenaga TU, kebersihan hingga petugas asrama.

”Kebutuhan tenaga pendidik hingga petugas asrama seluruhnya ditetapkan oleh kemensos. Tenaga kerja seperti wali asrama juga akan standby di asrama, dengan sistem shift,” tandasnya.

Dengan percepatan renovasi dan terpenuhinya kuota siswa, pihaknya optimistis Sekolah Rakyat Sragen dapat memulai kegiatan belajar mengajar. (din/adi)

Editor : Adi Pras
#Bupati Sragen Sigit Pamungkas #sragen #kemensos #Sekolah Rakyat