RADARSOLO.COM- Upaya pemerataan akses digital hingga ke tingkat desa di Kabupaten Sragen terus diperkuat.
Salah satu langkah signifikan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) ditandai dengan peresmian Desa Sribit, Kecamatan Sidoharjo, sebagai "Kampung Internet".
Ini guna mempercepat transformasi digital dan mendorong pertumbuhan ekonomi desa.
Program ini tidak hanya berfokus pada Desa Sribit, yang sempat dikunjungi Menteri Komdigi.
Tetapi juga mencakup perluasan infrastruktur digital di wilayah lain.
Direktur Jenderal Infrastruktur Digital Wayan Toni menjelaskan, program ini mendukung target pemerataan infrastruktur digital nasional dan menjadi bagian dari Rencana Pembangunan Nasional 2025–2029.
"Harapannya, infrastruktur yang telah dibangun bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat sehingga pertumbuhan ekonomi digital di desa dapat meningkat," jelas Wayan Toni.
Ia menegaskan, saat ini 87 titik akses internet baru telah diaktifkan.
Tersebar di Desa Sribit, Kecamatan Sidoharjo, dan Desa Tlogotirto, Kecamatan Sumberlawang.
Selain pembangunan infrastruktur desa, dukungan dari Kementerian Komdigi juga diberikan kepada SMK Negeri 2 Sragen berupa perangkat laboratorium jaringan fiber optik.
Langkah ini bertujuan meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, khususnya generasi muda di bidang teknologi jaringan digital, sejalan dengan kebutuhan era digital.
Baca Juga: Isi 5 Jabatan Kosong Eselon II Butuh Izin Ketat dari Pusat, Sekda Sragen Ungkap Urutan Prosesnya
Pemkab Sragen Prioritaskan Internet Gratis untuk 22 Desa Miskin dan Dorong Ekonomi Produktif
Bupati Sragen Sigit Pamungkas menyampaikan apresiasi tinggi atas perhatian dan dukungan pemerintah pusat.
Menurutnya, Program Kampung Internet sangat mendukung visi pemerintah pusat di bawah Presiden Prabowo Subianto.
Bupati Sigit juga menegaskan komitmen Pemkab Sragen untuk memprioritaskan layanan internet gratis bagi desa-desa miskin dan wilayah yang membutuhkan.
"22 desa di Sragen saat ini telah menikmati layanan internet gratis,” terangnya.
Sigit menilai dampaknya sangat terasa. Terutama bagi anak-anak muda dan pelaku UMKM yang kini dapat memaksimalkan teknologi untuk belajar, bekerja, dan berusaha.
Bupati menekankan bahwa internet kini bukan hanya fasilitas teknologi, melainkan "arus kehidupan baru" yang akan mendukung produktivitas ekonomi desa.
Pemkab Sragen berjanji terus memperluas titik internet gratis ke desa-desa lain hingga memastikan tidak ada wilayah yang tertinggal dalam akses digital. (din)
Editor : Tri wahyu Cahyono