Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner

Proyek Pengaspalan Akses Pemda Terpadu Sragen Dikebut, Progres Capai 70 Persen

Ahmad Khairudin • Rabu, 12 November 2025 | 22:27 WIB
Akses masuk ke kompleks kantor Pemda Terpadu Sragen yang masuk tahap pengaspalan. (Ahmad Khairudin/Radar Solo)
Akses masuk ke kompleks kantor Pemda Terpadu Sragen yang masuk tahap pengaspalan. (Ahmad Khairudin/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Proyek pengaspalan jalan akses menuju kompleks Pemda Terpadu Sragen terus dikebut meskipun harus dilakukan dengan skema bagi jalur untuk menghindari gangguan pada aktivitas perkantoran.

Saat ini, progres pekerjaan dilaporkan telah mencapai angka sekitar 60 persen.

​Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Sragen Aribowo Sulistyo menjelaskan, pengerjaan jalan tersebut dibagi menjadi dua lapis aspal utama.

Yaitu lapis pengikat (Burton Concrete/BC) dan lapis aus (Asphalt Concrete-Wearing Course/AC-WC).

”Kami bagi dua segmen, yaitu dari pemda terpadu ke utara dan ke selatan. Tujuannya agar aktivitas di kantor pemda tidak terganggu total,” ungkap Bowo.

Bowo merinci, pengerjaan di sisi utara telah merampungkan lapisan dasar (BC). Kini, fokus pekerjaan bergeser ke sisi selatan.

”Untuk yang sisi utara sudah selesai lapis BC yang bawah. Lah, ini kami bergeser ke sisi selatan. Hari ini (mulai) kita BC juga, tapi bertahap karena segmen selatan ini cukup panjang,” jelasnya.

​Proyek ini tidak sekadar pengaspalan ulang, melainkan juga melibatkan peninggian elevasi dan perlakuan fondasi.

”BC itu 6 cm (sentimeter), dan nanti AC-WC 4 cm. Tetapi di bawahnya ada perlakuan pondasi, ada LPA (Lapis Pondasi Agregat), kemudian ada CTB (Cement Treated Base),” kata dia.

​Peninggian ini dilakukan untuk menyamakan elevasi dengan plat beton saluran di depan kawasan pemda terpadu setempat yang memang tinggi.

”Kami kan dulu ngejar yang jalan masuk pemda terpadu itu kan tinggi banget beton. Sekarang sudah sama, sudah enaklah untuk masuk,” imbuhnya.

Dia mengakui, kendala utama yang memperlambat pengerjaan adalah keharusan berbagi lalu lintas. Karena wilayah perkantoran dan sekolah untuk akses jalan tetap buka.

​Selain proyek jalan akses pemda, Bowo turut memaparkan progres menyeluruh pekerjaan Bina Marga di Sragen.

”Tahun ini Bina Marga ada 85 titik pekerjaan dari APBD 2025. Sudah selesai 100 persen di 65 titik. Sisa kegiatan yang dalam tahap progres.​ Dari 20 kegiatan yang tersisa, rata-rata progresnya sudah mencapai di atas 50 persen. Seluruh pekerjaan ini didanai melalui anggaran APBD penetapan,” tandasnya. (din/adi)

Editor : Adi Pras
#pengaspalan #DPU Sragen #pemda terpadu Sragen #sragen #bina marga