Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Penemuan Mayat Kakek 81 Tahun di Pinggir Sungai Cemara Sragen, Ini Hasil Penyelidikan Polisi

Ahmad Khairudin • Selasa, 9 Desember 2025 | 16:45 WIB
Tim relawan gabungan evakuasi jasad kakek di pinggir Sungai Cemara, Plupuh, Sragen, Senin (8/12/2025). (Ahmad Khairudin/Radar Solo)
Tim relawan gabungan evakuasi jasad kakek di pinggir Sungai Cemara, Plupuh, Sragen, Senin (8/12/2025). (Ahmad Khairudin/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Warga Dukuh Gendo, Desa Sidokerto, Kecamatan Plupuh, Kabupaten Sragen digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki di pinggir Sungai Cemara pada Senin (8/12/2025).

Korban diidentifikasi sebagai Suparno, 81, warga setempat, yang diketahui memiliki riwayat pikun parah.

Penemuan tragis ini bermula ketika warga bernama Satinah, 57, pergi ke belakang rumahnya untuk membuang bangkai ayam ke aliran Sungai Cemara.

Tiba-tiba, dari atas bibir sungai, ia melihat benda menyerupai mayat dalam posisi miring dengan kepala berada di bawah.

Merasa takut, Satinah segera memberitahu warga sekitar, hingga akhirnya dilaporkan kepada Kepala Desa dan diteruskan ke Polsek Plupuh.

Kapolsek Plupuh, AKP Suparno, bersama Team Inafis Polres Sragen, PMI Sragen, dan medis dari Puskesmas Plupuh 2 segera mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi dan pemeriksaan.

Dia menegaskan tidak Ditemukan Tanda Kekerasan.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan oleh tim medis dan Inafis, korban ditemukan dalam kondisi Dubur korban mengeluarkan kotoran dan Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada sekujur tubuh korban, " ujarnya mewakili Kapolres Sragen, AKBP Dewiana Syamsu Indyasari.

Dia menjelaskan bahwa dugaan sementara penyebab meninggalnya korban berkaitan dengan riwayat penyakitnya.

"Dari keterangan keluarga korban dan warga sekitar, korban selama ini menderita pikun berat dan sering berjalan sendiri kemana-mana," jelasnya.

Pihak keluarga telah menerima kejadian ini sebagai musibah dan menyatakan menolak untuk dilakukan autopsi terhadap jenazah korban, yang dikuatkan dengan surat pernyataan resmi.

Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah kemudian diserahkan oleh Kapolsek Plupuh kepada pihak keluarga, diterima oleh perwakilan keluarga dan disaksikan oleh Kepala Desa Sidokerto, Heru Budiyanto, untuk segera dimakamkan. (din/adi)

Editor : Adi Pras
#mayat #sragen #sungai cemara #plupuh