RADARSOLO.COM – Proyek perbaikan Jalan Raya Sragen-Solo ruas Masaran-Palur Karanganyar terus dikebut sebagai persiapan menghadapi arus libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Proyek jalan nasional senilai Rp 118 miliar ini merupakan program multi years yang ditargetkan rampung pada 2027.
Perbaikan jalan kini menyasar wilayah Masaran tepatnya di selatan SPBU Jati. Sebelumnya di Pulosari, Kebakkramat, telah menyebabkan penyempitan lajur dan kemacetan, bahkan sempat terjadi crowded hingga wilayah Jati, Masaran.
Menyikapi hal ini, Satlantas Polres Sragen menerapkan rekayasa lalu lintas di sekitar lokasi proyek dan Simpang Tiga Pungkruk, Sidoharjo.
Kasatlantas Polres Sragen Iptu Kukuh Tirto Satrio Laksono menjelaskan, rekayasa arus dilakukan dengan sistem buka tutup selektif.
Untuk mengurangi beban arus di wilayah Karanganyar, kendaraan yang menuju Solo diimbau menghindari ruas Masaran dan masuk melalui jalan tol. Kemudian keluar di pintu tol Kebakkramat.
Sedangkan pengendara roda dua dan warga lokal biasanya sudah memahami akses yang tersedia dan diizinkan menggunakan sebagian jalur.
”Satlantas Sragen terus berkoordinasi intensif dengan Satlantas Karanganyar untuk mengurai kemacetan,” terangnya.
Kukuh memastikan rekayasa lalu lintas ini hanya berlangsung selama pengerjaan proyek, dan diproyeksikan pekerjaan fisik akan berhenti sebelum Natal.
”Pertengahan Desember sudah selesai,” ujar dia. (din/adi)
Editor : Adi Pras