RADARSOLO.COM – Kabar gembira datang bagi warga Desa Slogo, Kecamatan Tanon, Sragen.
Polres Sragen secara resmi memulai proyek pembangunan sekaligus renovasi jembatan penghubung antar dukuh yang selama ini menjadi kendala aksesibilitas warga setempat.
Langkah nyata ini merupakan wujud kepedulian Polri dalam mendukung percepatan ekonomi dan mempermudah aktivitas sosial masyarakat di pelosok pedesaan.
Selain itu juga memastikan infrastruktur yang aman.
Spesifikasi Kokoh untuk Keamanan Warga
Pembangunan jembatan yang berlokasi di Dukuh Jambean RT 17 ini tidak main-main.
Infrastruktur ini dirancang dengan spesifikasi yang mumpuni untuk menjamin daya tahan dan keselamatan
Meliputi panjang 10,5 meter, lebar 2,5 meter, tinggi 7 meter dari permukaan air.
Lantas dilengkapi pagar pengaman samping setinggi 1 meter.
Jembatan ini merupakan urat nadi yang menghubungkan Dukuh Karang Tanjung dengan Dukuh Tileng.
Selama ini, minimnya infrastruktur yang memadai memaksa warga harus berjuang ekstra untuk sekadar berangkat sekolah, mengangkut hasil tani, atau berinteraksi sosial.
Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari melalui Kapolsek Tanon Iptu Priyatno menegaskan, proyek ini adalah bentuk kehadiran Polri di tengah kesulitan masyarakat.
"Kami berharap dengan dibangunnya jembatan ini, tidak ada lagi kendala bagi anak-anak untuk pergi sekolah maupun warga yang ingin menjalankan aktivitas ekonomi. Ini adalah bakti kami untuk masyarakat Tanon," ujar Iptu Priyatno Kamis (25/12/2025).
Dengan adanya jembatan baru ini, mobilitas warga diharapkan meningkat drastis.
Akses transportasi yang lebih lancar diprediksi akan memangkas waktu tempuh dan biaya logistik hasil pertanian, yang pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan warga Desa Slogo dan sekitarnya. (din/adi)
Editor : Adi Pras