RADARSOLO.COM - Jalur lalu lintas di wilayah Desa Gabus, Kecamatan Ngrampal, Sragen berubah mencekam, Minggu (1/2/2026).
Kurang dari 3 jam, 2 kecelakaan terjadi secara beruntun di desa yang sama. Akibatnya, 2 nyawa melayang.
Kecelakaan pertama terjadi pukul 09.05 di Jalan Raya Sragen-Tangen, tepatnya di Dukuh Jetak.
Kejadian ini merenggut nyawa Hernawati (43), ibu rumah tangga asal Dukuh Gemblak, Desa Ngrombo, Kecamatan Tangen.
Berdasarkan pemeriksaan medis, korban mengalami luka sangat fatal.
Tim Call Center PSC 119 Sukowati yang menerjunkan armada Ambulance Rescue Medic Alfa 01 segera merespons laporan. Sayang, takdir berkata lain.
"Saat tim medis tiba, nadi korban sudah tidak berdenyut. Korban dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia menuju Instalasi Forensik RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen," ujar Ketua PMI Sragen, Utami Dewi Masithoh.
Maut Kedua Pukul 12 Siang
Belum sempat warga bernapas lega usai evakuasi pertama, maut kembali menjemput di Desa Gabus hanya berselang beberapa jam.
Laporan kecelakaan kedua masuk ke meja petugas pada pukul 11.54.
Kali ini, TKP berada di Jalan Karang Udhi-Made, Dukuh Tunjungsari. Korban diketahui bernama Sugiyanto (52), warga Dukuh Made Wetan.
Saksi mata melaporkan korban tergeletak tak bergerak dengan luka parah di kepala.
Tim medis yang tiba mendapati kondisi korban serupa dengan kejadian pertama: pendarahan hebat pada telinga, mulut, dan hidung, serta patah tulang leher.
Sugiyanto dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Anggota kepolisian, petugas PMI, dan Puskesmas Ngrampal segera mengevakuasi jenazah Sugiyanto ke RSUD dr. Soehadi Prijonegoro.
Rentetan kejadian ini menjadi peringatan keras bagi pengguna jalan yang melintasi kawasan Ngrampal untuk meningkatkan kewaspadaan, mengingat jalur tersebut rawan kecelakaan fatal. (din)
Editor : Tri wahyu Cahyono