RADARSOLO.COM – Jalan Raya Gemolong–Sragen kembali memakan korban. Kecelakaan lalu lintas yang terjadi di depan Puskesmas Tanon 2, Dukuh Sawit, Desa Karangasem, Kecamatan Tanon, Senin (2/2/2026) pagi, berujung duka.
Seorang remaja putri dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka parah yang dideritanya.
Informasi yang dihimpun Radarsolo.com, peristiwa yang terjadi sekitar pukul 08.15 WIB tersebut melibatkan tiga orang korban.
Sekretaris PSC 119 Sukowati Sragen, dr. Nengah Adnyana Oka Manuaba mengonfirmasi pihaknya langsung berkoordinasi dengan tim di lapangan sesaat setelah menerima laporan dari warga dan relawan ambulans.
Berdasarkan data dari PSC 119 Sukowati, korban meninggal dunia diketahui bernama Sakila Aswaq Fauziah, 19, warga Desa Jono, Kecamatan Tanon, Sragen.
Korban mengalami cedera kepala berat (CKB) serta beberapa luka terbuka yang cukup serius.
”Satu korban atas nama Sakila dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia ke Instalasi Forensik RSUD dr. Soeratno Gemolong menggunakan ambulans Puskesmas Tanon 2,” ungkap dr. Oka.
Selain korban jiwa, kecelakaan tersebut juga mengakibatkan dua warga Desa Sunggingan, Kecamatan Miri, mengalami luka-luka.
Mereka adalah Linda Widyawati, 33; dan Anwar, 40. Keduanya dalam kondisi sadar namun mengalami patah tulang (fraktur) tertutup pada bagian tangan.
Sesaat setelah benturan keras terjadi, tim medis dari Puskesmas Tanon 2 yang berada tepat di depan lokasi kejadian langsung memberikan pertolongan pertama.
Koordinasi cepat dilakukan antara Call Center PSC 119 Sukowati dengan berbagai unsur relawan di lapangan.
”Untuk dua korban luka, awalnya mendapatkan penanganan medis di UGD Puskesmas Tanon 2. Namun, untuk mendapatkan penanganan lebih intensif, keduanya kemudian dirujuk ke IGD RSUD dr. Moewardi Surakarta menggunakan ambulans NU Tanon,” tambah dr. Oka.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Unsur yang terlibat dalam penanganan kecelakaan ini meliputi PSC 119 Sukowati, Puskesmas Tanon 2, Polri, Ambulans NU Tanon, serta dibantu masyarakat sekitar.
Tragedi ini menjadi pengingat bagi para pengguna jalan yang melintasi jalur Gemolong–Sragen untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, terutama di titik-titik ramai dan jam keberangkatan kerja. (din/adi)
Editor : Adi Pras