Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Program Rehab RTLH yang Digagas Pemkab Sragen Jalan Terus

Ahmad Khairudin • Selasa, 10 Februari 2026 | 19:10 WIB
Bupati Sragen Sigit Pamungkas (kiri) serahkan bantuan rehab RTLH di Kecamatan Sumberlawang, Senin (9/2/2026). (Ahmad Khairudin/Radar Solo)
Bupati Sragen Sigit Pamungkas (kiri) serahkan bantuan rehab RTLH di Kecamatan Sumberlawang, Senin (9/2/2026). (Ahmad Khairudin/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen berjanji kebijakan efisiensi tidak akan memakan hak warga kurang mampu.

Hal itu ditegaskan Bupati Sragen Sigit Pamungkas saat terjun langsung menyerahkan bantuan renovasi rumah tidak layak huni (RTLH) di Kecamatan Sumberlawang, Senin (9/2/2026).

Dua warga yang beruntung mendapatkan sentuhan program tersebut adalah Sutini, 93, warga Desa Ngandul; dan Wagiyem, 66, warga Desa Mojopuro.

Keduanya merupakan potret nyata warga yang selama ini tinggal di bawah bayang-bayang rumah yang rapuh.

Saat menyambangi kediaman Sutini, Bupati Sigit tak kuasa menyembunyikan rasa prihatinnya.

Di usia senja yang hampir menyentuh satu abad, Sutini diketahui tinggal sebatang kara.

Meski memiliki keluarga, lansia tangguh ini memilih bertahan di rumahnya yang kondisinya sangat memprihatinkan.

”Kami melihat langsung kondisi kediaman Mbah Sutini. Sangat memprihatinkan. Beliau tinggal sendiri, sehingga intervensi pemerintah menjadi sangat krusial agar beliau bisa tinggal di tempat yang lebih aman dan sehat,” ujar Bupati Sigit.

Bupati menegaskan, indikator Aladin (atap, lantai, dan dinding) tetap menjadi tolok ukur utama dalam menentukan skala prioritas program RTLH 2026.

Rumah-rumah yang kondisinya sudah reyot serta rumah milik penyandang disabilitas menjadi sasaran utama yang tidak bisa ditawar.

Tak sekadar memberikan dana renovasi sebesar Rp 20 juta, Pemkab Sragen juga memberikan paket lengkap untuk menunjang kualitas hidup penerima.

Mulai dari perlengkapan rumah tangga seperti kasur dan alat salat, hingga stok logistik makanan untuk kebutuhan sehari-hari.

”Proses perbaikannya nanti akan dilakukan secara gotong royong. Melibatkan masyarakat sekitar dan BPBD. Semangatnya adalah kerja bersama agar rumah ini segera layak huni,” tambah Sigit didampingi Kepala Dinas Sosial Yuniarti dan Camat Sumberlawang Iwan Budiyanto.

Ke depan, fokus RTLH di Bumi Sukowati tidak hanya sekadar memoles fisik bangunan.

Sinergi dengan Kementerian Sosial terus diperkuat untuk menjamin ketersediaan sembako dan pakaian bagi keluarga miskin.

”Penerima bantuan benar-benar hasil verifikasi lapangan. Kita ingin pastikan bantuan ini tepat sasaran, terutama bagi mereka yang paling membutuhkan,” tandasnya. (din/adi)

Editor : Adi Pras
#rumah tidak layak huni #Pemkab Sragen #Bupati Sragen Sigit Pamungkas #sragen #rtlh #sumberlawang