RADARSOLO.COM – Seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan karyawan BUMD di Kabupaten Sragen didorong menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KD/KMP).
Keterlibatan ASN baik PNS, PPPK, PPPK paruh waktu dan pegawai BUMD dianggap krusial untuk mempercepat pembentukan koperasi di setiap sudut desa dan kelurahan.
Bupati Sragen Sigit Pamungkas menjelaskan, tidak ada alasan bagi ASN untuk tidak bergabung.
Para pegawai diminta mendaftarkan diri di desa atau kelurahan tempat mereka tinggal sesuai dengan alamat KTP masing-masing.
Bahkan, bagi pegawai yang berdomisili di luar Sragen, mereka tetap didorong untuk mendaftar di wilayah asal guna mendukung penguatan koperasi secara nasional.
Yang menarik, Koperasi Merah Putih ini dirancang untuk memudahkan hidup anggotanya.
Selain membayar simpanan pokok dan wajib, anggota nantinya bisa melakukan berbagai transaksi pembayaran rutin di gerai koperasi.
Seperti tagihan bulanan meliputi listrik, air (PDAM), dan telepon pembayaran pajak tahunan kendaraan motor serta pembayaran pajak bumi dan bangunan (PBB).
”Langkah ini adalah bentuk nyata dukungan ASN terhadap pengembangan usaha koperasi agar gerai-gerai di tingkat desa bisa segera beroperasi secara maksimal,” ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Sragen Hargiyanto.
Dengan masuknya ribuan ASN sebagai anggota, diharapkan Koperasi Merah Putih memiliki basis permodalan yang kuat untuk segera membuka unit usaha atau gerai fisik di tiap desa.
Baca Juga: THR Cair! 1.446 KK Warga Desa Berjo Karanganyar Terima Rp 500 Ribu
Hal ini diharapkan mampu memicu perputaran uang yang lebih masif di tingkat akar rumput. (din/adi)
Editor : Adi Pras