RADARSOLO.COM – Dunia pendidikan di Kabupaten Sragen berduka. Insiden berdarah terjadi di lingkungan SMPN 2 Sumberlawang, Selasa (7/4/2026) siang.
Seorang siswa dilaporkan meninggal setelah terlibat perkelahian dengan rekan sesama siswa saat jam pelajaran kosong.
Informasi yang dihimpun, peristiwa memilukan tersebut terjadi sekitar pukul 12.00 WIB.
Baca Juga: Jalan Raya di Sragen Gelap, Warga Pertanyakan Transparansi Pajak PJU 9 Persen
Suasana sekolah yang awalnya tenang mendadak gempar setelah korban tersungkur tak berdaya.
Identitas korban belum diketahui namun kabarnya, putra dari M. warga Dukuh Gulan RT 13, Desa Jati, Kecamatan Sumberlawang.
Berdasarkan kabar yang beredar di lapangan, korban diduga mengalami kekerasan fisik yang cukup fatal.
Baca Juga: Sidak ke Pasar Jungke, Komisi B DPRD Karanganyar Soroti Masalah Sampah
Korban dipukuli hingga ditendang di bagian dada oleh pelaku di kamar mandi sekolah.
Pelaku juga siswa sekolah setempat yang diketahui merupakan warga Tanjungsari, Desa Jati.
Aparat kepolisian bergerak cepat menuju lokasi kejadian untuk melakukan sterilisasi dan mencari keterangan saksi.
Kapolsek Sumberlawang AKP Sudarmaji saat dikonfirmasi belum bersedia membeberkan kronologi secara mendetail lantaran proses penyelidikan masih berlangsung.
"Nanti ya, Mas. Masih proses olah TKP (Tempat Kejadian Perkara)," ujar AKP Sudarmaji singkat melalui sambungan telepon.
Terpisah, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Sragen Sukisno membenarkan adanya insiden maut di lingkungan sekolah tersebut.
Namun, pihaknya masih menunggu laporan resmi secara menyeluruh dari pihak sekolah maupun kepolisian.
"Laporan dari kepala sekolah (memang ada insiden), namun kejadiannya tepang-tepangan. Nanti akan kami update lagi kabarnya secara lengkap," jelas Sukisno.
Hingga berita ini ditulis, jenazah korban tengah menjalani proses pemeriksaan medis untuk memastikan penyebab pasti kematian. Sedangkan pelaku statusnya yang masih di bawah umur. (din/adi)
Editor : Adi Pras