RADARSOLO.COM – Ketegangan menyelimuti Dusun Kedung Cabe, Desa Kedung Waduk, Karangmalang, Sragen, Jumat (10/4/2026) siang.
Seorang pria bernama Joko Santoso, 37, terperosok ke dalam sumur sedalam 20 meter.
Beruntung, nyawa pria dengan disabilitas mental tersebut berhasil diselamatkan setelah tim SAR gabungan melakukan aksi vertical rescue yang cukup menguras emosi.
Kejadian bermula sekitar pukul 13.00 WIB. Belum diketahui pasti bagaimana kronologi awal Joko bisa terjatuh ke lubang sempit berdiameter 90 sentimeter tersebut.
Baca Juga: Bupati Sragen Siapkan Sanksi bagi Kasek dan Guru Imbas Meninggalnya Siswa SMPN 2 Sumberlawang
Namun, laporan yang masuk ke Pusdalops BPBD Sragen segera memicu alarm darurat di berbagai instansi penyelamatan.
”Kami menerima informasi pukul 13.06 WIB dan langsung menggerakkan jejaring PSC 119, PMI, damkar, hingga relawan SAR gabungan ke lokasi,” ujar Ketua PMI Sragen Utami Dewi Masithoh.
Proses evakuasi tidak berjalan mudah. Medan yang sempit dan kondisi psikologis korban menjadi tantangan utama.
Baca Juga: Angin Ribut Terjang Karanganyar, Sejumlah Warga Alami Patah Tulang
Saat tim tiba di lokasi pukul 13.30 WIB, mereka harus berpacu dengan waktu sekaligus menjaga agar korban tidak panik di dasar sumur yang gelap.
Teknik vertical rescue pun diterapkan. Pukul 14.01 WIB, seorang rescuer diturunkan ke perut bumi. Di kedalaman 20 meter itu, terjadilah momen krusial. Petugas tidak bisa langsung menarik korban ke atas.
”Rescuer harus melakukan upaya 'bujuk rayu'. Mengajak komunikasi dengan hati-hati agar survivor mau mengenakan perlengkapan pengaman. Ini langkah paling menantang karena kondisi psikologis korban yang merupakan disabilitas mental,” tambah Utami.
Baca Juga: Usai Disidak DPRD, Pemkab Karanganyar Usulkan Kontainer Sampah Pasar Jungke Lewat CSR
Setelah lobi-lobi di kedalaman 20 meter membuahkan hasil, perlengkapan pengaman akhirnya terpasang.
Pukul 14.14 WIB, sorak sorai warga pecah saat tubuh Joko berhasil ditarik ke permukaan dalam kondisi selamat.
Meski terjatuh dari ketinggian yang cukup ekstrem, Joko ditemukan dalam kondisi sadar. Tim medis dari Alfa 02 langsung melakukan pemeriksaan cepat.
Baca Juga: Kasus Kebakaran di Boyolali Didominasi Korsleting Listrik, Ini yang Harus Dipahami Masyarakat
Hasilnya, korban mengalami luka lecet pada siku kiri, kedua lutut, serta telapak kaki kanan. Tidak ada luka fatal yang mengancam nyawa.
”Setelah mendapatkan pertolongan pertama di rumahnya, pihak keluarga memutuskan untuk merujuk Joko ke RSJD dr. Arif Zainudin Surakarta guna penanganan lebih lanjut terkait kondisi mentalnya,” ujar dia.
Aksi penyelamatan ini melibatkan puluhan personel dari berbagai unsur, mulai dari TNI/Polri, BPBD, Damkar, hingga organisasi relawan seperti SAR MTA, SAR Himalawu, Poldes, PSHT, hingga Ubaloka. (din/adi)
Editor : Adi Pras