Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Jalanan di Sragen Bakal Diterangi Lampu PJU Senilai Rp 30 Miliar, Lokasinya di 7.113 Titik

Ahmad Khairudin • Selasa, 14 April 2026 | 19:15 WIB

 

Kondisi jalan Solo-Sragen di Tugu Gading Grompol, Kecamatan Masaran, Sragen yang remang-remang, Selasa (14/4/2026). (Ahmad Khairudin/Radar Solo)
Kondisi jalan Solo-Sragen di Tugu Gading Grompol, Kecamatan Masaran, Sragen yang remang-remang, Selasa (14/4/2026). (Ahmad Khairudin/Radar Solo)

 

RADARSOLO.COM – Tudingan jalan rusak dan gelap gulita yang selama ini dikeluhkan warga Sragen bakal segera dibenahi.

Bupati Sragen Sigit Pamungkas menegaskan komitmennya untuk mengubah wajah infrastruktur kabupaten menjadi "alus, padhang njingglang" (mulus, terang benderang).

”Izin lapor Pak Dewan. Mohon dukungannya. Di APBD Perubahan 2026 ini, kami alokasikan setidaknya Rp 10 miliar. Dan Insyaallah di tahun 2027, kami anggarkan lagi Rp 20 miliar,” ujar Bupati Sigit saat menghadiri acara salah satu parpol.

Baca Juga: Duh, 2.069 Tiang dan 100 Ribu Meter Kabel Internet di Sragen Liar Tak Beri Kontribusi PAD

​Tidak dipungkiri, kondisi PJU di Sragen memang membutuhkan perhatian ekstra. Berdasarkan data dari Dinas Perhubungan (Dishub) Sragen, saat ini baru tersedia 2.523 titik lampu.

Padahal, untuk mengkaver seluruh wilayah kabupaten secara ideal, dibutuhkan setidaknya 23.871 titik.

​Kepala Dishub Sragen Suparwoto menjelaskan, pihaknya telah memetakan skala prioritas untuk mengejar ketertinggalan tersebut.

Fokus utama saat ini adalah memenuhi 7.113 titik lampu yang dianggap sangat mendesak. Rincian prioritas pemasangan lampu di antaranya wilayah dalam kecamatan Sragen kota 1.893 titik.

Baca Juga: DJP Jateng II Blokir Rekening 199 Wajib Pajak karena Tunggakan Rp 109 Miliar

Kemudian wilayah luar kota 5.220 titik. Fokus utama pemasangan lampu yakni ruas jalan rawan kecelakaan dan pusat pengembangan ekonomi.

​Salah satu titik yang paling sering dikeluhkan adalah ruas jalan Luwes ke timur hingga Pilangsari.

Meski secara administratif merupakan sebagian kewenangan pemerintah provinsi, Pemkab Sragen memilih tidak berpangku tangan demi keselamatan warga.

”Tahun ini akan kami pasang 30 lampu di ruas Luwes Timur sampai Pilangsari. Kondisinya memang paling gelap, jadi harus segera diintervensi,” jelasnya.

Baca Juga: Bupati Tegaskan BUMD Harus Jadi Motor Ekonomi, PT BPR Bank Daerah Karanganyar Raih Penghargaan Nasional

Pihaknya juga mengestimasi biaya satu tiang lampu mencapai Rp 18 juta. Harga tersebut sudah mencakup tiang oktagonal yang kokoh, komponen lampu, instalasi kabel dan sambungan listrik serta biaya pemasangan.

​Sumber anggaran dipastikan aman melalui kombinasi pajak daerah dan dana transfer pusat. Pembahasan detail anggaran ini dijadwalkan masuk dalam pembahasan APBD Perubahan sekitar Agustus-September 2026 mendatang. (din/adi)

Editor : Adi Pras
#Dishub Sragen #Bupati Sragen Sigit Pamungkas #sragen #pju #penerangan jalan umum