RADARSOLO.COM - Kabar duka menyelimuti warga Dukuh Sidodadi, Desa Gemolong, Kabupaten Sragen, Jumat (24/4/2026) sore.
Seorang remaja berinisial CCP (13) meninggal dunia setelah tertemper kereta api (KA) saat sedang bersepeda.
Ketua PSC 119 Sukowati Sragen dr. Udayanti Proborini menjelaskan, pihaknya mendapatkan informasi mengenai insiden tersebut sesaat setelah kejadian berlangsung.
Baca Juga: Jateng Fokus Regenerasi Petani Milenial, Sumarno: Kunci Pertanian Efisien dan Produktif
"Kami menerima laporan melalui Call Center PSC 119 Sukowati sekitar pukul 16.25 WIB dari pihak RSI Yakssi Gemolong," terang dr. Udayanti Proborini.
Kondisi Korban dan Proses Evakuasi
Setelah menerima laporan, tim PSC 119 Sragen langsung berkoordinasi dengan jejaring Ambulance NU Gemolong untuk segera menuju titik lokasi.
Namun, setibanya di tempat kejadian, petugas medis yang melakukan asesmen awal mendapati bahwa remaja tersebut tidak tertolong.
Baca Juga: Cukup Pakai NIK KTP Bisa Lihat Status Desil Bansos 2026 untuk Pantau Kategori Kesejahteraan
Korban mengalami luka yang sangat serius pada bagian kepala serta beberapa luka lebam di bagian ekstremitas.
"Setelah dilakukan pemeriksaan di lokasi, jenazah korban kemudian dievakuasi ke Instalasi Forensik RSU Assalam Gemolong menggunakan ambulans LazisNu Gemolong," tambah dr. Udayanti.
Penyelidikan dan Imbauan Keselamatan
Hingga saat ini, kronologi lengkap bagaimana korban bisa berada di jalur kereta api masih dalam proses penyelidikan mendalam kepolisian. (din)
Editor : Tri Wahyu Cahyono