RADARSOLO.COM – TMMD Reguler ke-128 Kodim 0725 Sragen di Desa Puro, Kecamatan Karangmalang, Sragen telah berlangsung selama dua pekan lebih. Sasaran demi sasaran, baik sasaran fisik maupun nonfisik terus di jalankan.
Cor blok jalan panjang 1.100 meter kini tersisa 100 meter. Kemudian talud sepanjang 150 meter telah selesai 100 persen, sumur bor telah selesai 100 persen.
Rehab rumah tidak layah huni (RTLH) 10 unit kini sudah jadi delapan unit dan pembuatan jamban sehat telah selesai 100 persen.
Baca Juga: Temuan Polres Sragen, MTs Muhammadiyah 4 Bulu Sambungmacan Sudah 26 Tahun Tak Direnovasi
Sementara sasaran nonfisik berupa penyuluhan kesehatan, penyuluhan pertanian dan perkebunan, penyuluhan perikanan dan peternakan, penyuluhan bahaya narkoba dll juga sudah berjalan.
Dansatgas TMMD Letkol Inf Dindin Rohidin saat talk show di Radio Bhuana Asri, Senin, (11/5/2026) menjelaskan, apa itu TMMD, tujuan, sasaran, manfaat dan lain lain.
”TMMD adalah singkatan dari TNI Manunggal Membangun Desa. Yakni program terpadu lintas sektoral antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk mempercepat pembangunan di pedesaan, daerah terpencil, perbatasan, atau terdampak bencana,” ujar Dindin yang juga Komandan Kodim (Dandim) 0725 Sragen.
Baca Juga: 177 ASN Pemkab Karanganyar Terima SK PNS, Ini Pesan Bupati
Dia menambahkan, kegiatan ini mencakup pembangunan fisik (infrastruktur jalan, jembatan, rumah) dan nonfisik (penyuluhan, kesehatan) untuk meningkatkan kesejahteraan warga.
”TMMD merupakan evolusi dari program sebelumnya yang dikenal dengan nama ABRI Masuk Desa (AMD), Program ini adalah salah satu wujud dari Operasi Militer Selain Perang (OMSP) yang berfokus pada Operasi Bakti TNI untuk membantu tugas pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” imbuh dandim.
Dansatgas berharap apa yang telah dibangun oleh prajurit TNI satgas TMMD bermanfaat bagi warga Desa Puro dan sekitarnya. Dia juga berpesan agar menjaga hasil dari pembangunan supaya awet dan tahan lama. (din/adi)
Editor : Adi Pras