Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Gus Yasin Gercep Sambangi MTs Muhammadiyah 4 Sragen yang Ambrol, Gelontorkan Rp 50 Juta

Ahmad Khairudin • Kamis, 14 Mei 2026 | 18:34 WIB

 

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen saat meninjau lokasi ambruknya atap MTs Muhammadiyah 4 Bulu, Sambungmacan, Sragen, Kamis (14/5/2026). (Ahmad Khairudin/Radar Solo)
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen saat meninjau lokasi ambruknya atap MTs Muhammadiyah 4 Bulu, Sambungmacan, Sragen, Kamis (14/5/2026). (Ahmad Khairudin/Radar Solo)

 

RADARSOLO.COM – Puing-puing genting dan patahan kayu masih memenuhi lantai ruang kelas MTs Muhammadiyah 4 Bulu, Sambungmacan, Sragen, Kamis (14/5/2026).

Aroma kayu lapuk tercium di antara garis polisi yang masih melintang di tiga ruang kelas. Kondisi memprihatinkan itulah yang menyambut kedatangan Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen saat meninjau lokasi ambruknya atap sekolah yang terjadi Selasa (12/5/2026) lalu.

​Pria yang akrab disapa Gus Yasin itu tak datang sekadar melihat. Didampingi tim teknis, ia menyisuri sela-sela bangunan yang hancur.

Baca Juga: DPRD Sragen Semprit PT DMST Terkait Polusi Udara, Ini Jawaban Manajemen

Sesekali ia memegang kayu penyangga yang tampak keropos dimakan usia. Wagub menegaskan, birokrasi tidak boleh menjadi penghambat bagi hak pendidikan para siswa.

”Hari ini saya asesmen langsung. Salah satu yang mendesak adalah meja belajar. Saya sudah instruksikan Dinas Pendidikan, urusan administrasi jangan berbelit, langsung kirim saja. Pembelajaran tidak boleh berhenti," tegas Gus Yasin.

​Tak tanggung-tanggung, Pemprov Jateng langsung menyiapkan dana segar senilai Rp 50 juta sebagai langkah awal.

Baca Juga: ASN Setda Karanganyar Wajib Tes Kebugaran Rutin, Tahap Pertama Lari 1,6 Km

Meski hanya satu ruang kelas yang roboh total, Gus Yasin meminta perbaikan dilakukan pada satu rangkaian bangunan yang terdiri dari tiga kelas. Tujuannya menjamin keamanan total bagi siswa.

”Penyebabnya jelas, struktur atap sudah lapuk dimakan rayap. Ini jadi peringatan bagi sekolah lain. Controlling berkala itu wajib, jangan tunggu ambruk baru dicek,” imbuhnya.

Bupati Sragen Sigit Pamungkas memastikan pihaknya sudah bergerak cepat sejak hari pertama insiden.

Baca Juga: Satgas TMMD Kodim 0725 Sragen Kerja Keras Memberem Hasil Pekerjaan Jalan

Fokus utama Pemkab saat ini adalah pemulihan para korban. Tercatat, tujuh siswa dan satu guru mengalami luka-luka akibat tertimpa material saat kegiatan belajar mengajar (KBM) berlangsung.

​"Seluruh biaya pengobatan korban kami tanggung sepenuhnya. Mereka harus kembali sehat tanpa memikirkan biaya," ujar Sigit.

​Terkait renovasi, Sigit menyebut koordinasi lintas sektoral antara Pemkab, Muhammadiyah, Kemenag, dan Pemprov terus dimatangkan.

Baca Juga: Presiden Prabowo Beli Sapi 1,1 Ton dari Kerjo Karanganyar: Bernama Si Ragil, Dikarantina Ketat Jelang Idul Adha

Mengingat kebutuhan renovasi diprediksi mencapai ratusan juta rupiah, pembagian porsi bantuan menjadi kunci agar pembangunan cepat rampung.

​"Kalau dilihat dari luar, dindingnya masih kokoh. Tapi struktur atapnya memang sudah tidak layak. Ini jadi bahan evaluasi kami karena ternyata masih banyak sekolah dengan kondisi serupa di Sragen yang butuh prioritas penanganan," tambah Sigit. (din/adi)

Editor : Adi Pras
#mts muhammadiyah 4 bulu #Bupati Sragen Sigit Pamungkas #Sragen Autoshow #sambungmacan #Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen