Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Pulihkan Kejayaan Kedelai Lokal, Gencarkan Penanaman di Sragen

Ahmad Khairudin • Jumat, 15 Mei 2026 | 19:19 WIB
Bulog salurkan bantuan benih kedelai varietas Grobogan non-GMO (Genetically Modified Organism) ke Desa/Kecamatan Sambirejo, Sragen, Jumat (15/5/2026). (Ahmad Khairudin/Radar Solo)
Bulog salurkan bantuan benih kedelai varietas Grobogan non-GMO (Genetically Modified Organism) ke Desa/Kecamatan Sambirejo, Sragen, Jumat (15/5/2026). (Ahmad Khairudin/Radar Solo)

 

RADARSOLO.COM – Perum Bulog tancap gas mengikis ketergantungan impor kedelai melalui program Bulog Peduli Petani.

BUMN pangan ini gelontorkan bantuan benih kedelai varietas Grobogan non-GMO (Genetically Modified Organism) ke Desa/Kecamatan Sambirejo, Sragen, Jumat (15/5/2026).

Namun, di balik seremonial penanaman di lahan seluas 70 hektare, terselip tantangan yang masih menghantui petani.

Baca Juga: Proyek Jalan Tani TMMD Kodim 0725 Sragen di Desa Puro Kelar

Direktur SDM dan Transformasi Perum Bulog Sudarsono Harjosoekarto menyebut, bantuan ini bagian dari upaya mengembalikan memori indah era 90-an.

Saat itu, produksi kedelai lokal menyentuh angka 1,6 juta ton.

“Kebutuhan nasional sangat besar, tapi mayoritas diisi kedelai impor GMO. Dengan bibit non-GMO ini, kami ingin petani kembali bergairah memproduksi kedelai lokal yang lebih sehat dan berkualitas,” tegas Sudarsono.

Baca Juga: DPRD Karanganyar Desak Maksimalkan Hanggar dan Tambahan Truk di TPA Sukosari

Meski Bulog membawa angin segar dengan bantuan 490 kg bibit premium, realita di lapangan tak semanis hasil panen. Ada dua ganjalan utama yang membuat kedelai lokal kerap terpinggirkan di Sragen.

“Di Sambirejo, dulu lahannya 500 hektare. Sekarang tinggal 70 hektare. Selain itu, harga kedelai di pasaran masih di bawah Harga Acuan Pemerintah (AHP) Rp11.200 per kg,” ujar Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Sambirejo Ali Shaikhul Huda. (din/fer)

Editor : Adi Pras
#kedelai #Penyuluh pertanian lapangan #sragen #sambirejo #bulog