RADARSOLO.COM – Suasana tenang di Dukuh Plasan, RT 015, Desa Sidoharjo, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Sragen mendadak gempar pada Senin (25/5/2026) malam.
Sesosok bayi perempuan mungil ditemukan telantar di dalam sebuah kardus cokelat di atas meja teras rumah warga.
Bayi suci tersebut sengaja ditinggalkan dalam kondisi menangis memecah kesunyian malam. Mendapat laporan darurat dari warga, Korps Bhayangkara langsung bergerak cepat.
Baca Juga: Hari Jadi Ke-280 Sragen Berbarengan dengan Idul Adha, Bupati Sigit: Jadi Momentum Berbagi
Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari melalui Kasat Reskrim AKP Agus Catur Yudo Praseno menegaskan, tim gabungan langsung diterjunkan ke lokasi malam itu juga.
”Begitu menerima laporan, anggota Polsek Sidoharjo bersama Tim Inafis Satreskrim Polres Sragen dan tim medis langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi, olah tempat kejadian perkara (TKP), serta pemeriksaan awal,” ujar AKP Catur.
Detail kondisi saat bayi ditemukan cukup menyayat hati, namun tampak dipersiapkan oleh pelakunya. Selain dibalut kain merah, bayi tersebut mengenakan pakaian bayi bermotif panda dengan tulisan "Azmy Baby" serta penutup kepala berwarna cokelat.
Baca Juga: Terekam CCTV, Pencuri Gondol 50 Kg Gula di Kemuning Karanganyar
Beruntung, respons cepat warga membuat nyawa bayi tersebut terselamatkan. Tim medis dari Puskesmas Sidoharjo bersama dr. Linda Dini dari RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen langsung memberikan penanganan intensif.
Dari hasil pemeriksaan, bayi dengan berat badan 2.178 gram dan panjang 45 sentimeter itu dinyatakan dalam kondisi sehat dan stabil.
”Pada saat ditemukan, tali pusar bayi sudah mengering namun belum terlepas. Diperkirakan usianya baru menginjak sekitar lima hari. Kondisi umum baik dan saat ini masih dirawat intensif di RSUD," jelas kasat reskrim.
Baca Juga: Pulang Ngaji, Warga Sidoharjo Sragen Temukan Bayi di Dalam Kardus
Bergerak dari olah TKP, polisi mengendus adanya unsur kesengajaan dari pelaku yang telah memetakan situasi lingkungan sekitar sebelum mengeksekusi aksinya. Pemilihan teras rumah Rohmat diduga kuat bukan kebetulan semata.
"Diduga pelaku sengaja memilih lokasi yang dianggap aman dan sepi agar bayi cepat ditemukan warga, mengingat rumah tersebut sedang ditinggal pemiliknya ke rumah sakit," tambahnya.
Kini, serangkaian barang bukti mulai dari kardus pembungkus, kain merah, hingga pakaian bermotif panda telah diamankan di Mapolres Sragen.
Baca Juga: PSISra Sragen Siap Tampil di Liga 4: Punya Banyak Talenta Termasuk Pemain Timnas, Tapi…
Satreskrim Polres Sragen tengah melakukan penyelidikan mendalam guna menguak siapa orang tua atau pihak yang tega membuang darah dagingnya sendiri itu.
Polisi mulai menyisir keterangan saksi-saksi dan melacak jejak persalinan di sekitar wilayah Sragen dalam beberapa hari terakhir.
"Kami masih melakukan penyelidikan intensif. Semua kemungkinan masih didalami, termasuk menelusuri keberadaan ibu kandung maupun pihak-pihak yang terlibat," tegas kasat.
Pihak kepolisian juga mengetuk pintu hati masyarakat. Bagi siapa saja yang mengetahui atau melihat aktivitas mencurigakan di sekitar Dukuh Plasan pada Senin malam, diharapkan segera melapor ke kantor polisi terdekat. (din/adi)
Editor : Adi Pras