RADARSOLO.COM– Sebuah rumah tinggal yang sekaligus difungsikan sebagai tempat usaha toko kelontong di Dusun/Desa Kedungwaduk RT 024/002, Kecamatan Karangmalang, Sragen, ludes terbakar pada Jumat (19/6) malam.
Insiden kebakaran hebat tersebut diduga kuat dipicu oleh korsleting arus listrik dari salah satu kamar.
Baca Juga: Resmi Tinggalkan Persis Solo, Luka Dumancic Berlabuh ke Klub Ini
Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari melalui Kapolsek Karangmalang AKP Joni Kurniawan membenarkan adanya peristiwa kebakaran yang menimpa toko sembako bernama "Rindu" milik Rini Wahyuningsih, 47,tersebut.
"Benar, kejadian dilaporkan pada Jumat malam sekitar pukul 22.30 WIB. Bangunan yang terbakar merupakan rumah tinggal sekaligus tempat usaha toko kelontong dan depot air isi ulang," ujar AKP Joni Kurniawan.
Peristiwa bermula sekitar pukul 21.00 WIB ketika pemilik rumah, Rini Wahyuningsih, menutup toko kelontongnya untuk beristirahat.
Namun, sekitar pukul 22.30 WIB, saksi Rafiq Rahmadani mendengar suara sambaran api yang cukup keras dari arah bagian selatan rumah.
Mendengar suara mencurigakan tersebut, korban langsung bergegas memeriksa sumber suara.
Sontak korban terkejut mendapati kobaran api sudah membesar dari dalam kamar anaknya yang bernama Azril.
"Saat kejadian, kamar anak korban dalam keadaan kosong ditinggal keluar rumah," kata kapolsek.
"Korban yang melihat api sudah membesar langsung membangunkan seluruh penghuni rumah lainnya untuk menyelamatkan diri ke luar bangunan," lanjutnya.
Sembari menyelamatkan diri, korban berteriak meminta tolong warga sekitar.
Ketua RT setempat Pono Susanto bersama warga langsung berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya, serta segera menghubungi Polsek Karangmalang dan Damkar Sragen.
Sekitar pukul 23.00 WIB, personel Polsek Karangmalang bersama tim petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian untuk melakukan lokalisir dan pemadaman.
Baca Juga: Tampang Baru Mobil Listrik Mitsubishi eK Cross EV, Harga Rp200 Jutaan Saingi BYD Atto 1
Kobaran api berhasil dijinakkan secara total pada pukul 23.45 WIB setelah mengerahkan 3 unit mobil pemadam kebakaran.
AKP Joni Kurniawan menambahkan, dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pengumpulan keterangan saksi, penyebab kebakaran diduga kuat akibat hubungan arus pendek atau korsleting listrik.
"Diduga ada korsleting pada stop kontak, karena saat kamar ditinggal pergi, semua colokan kelistrikan termasuk kipas angin dalam keadaan masih menyala atau terhubung arus listrik," paparnya.
Polisi juga mengamankan barang bukti berupa satu potong kabel yang terbakar dari lokasi.
Dipastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini.
Baca Juga: Cara Cek Desil DTKS Secara Mandiri untuk Lihat Status Penerim Bansos 2026, Bisa Lewat HP
Namun api menghanguskan bangunan rumah, seluruh barang dagangan toko sembako, serta peralatan mesin usaha air isi ulang milik korban.
"Total kerugian materiil yang dialami korban mencapai kurang lebih Rp150 juta" kata AKP Joni. (din)
Editor : Tri Wahyu Cahyono