Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Respons Keluhan IGTKI, Bupati Sragen Pastikan Insentif Guru TK Jalan Terus

Ahmad Khairudin • Selasa, 23 Juni 2026 | 19:11 WIB

 

Perintahan HUT Ke-76 Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Kabupaten Sragen, Selasa (23/6/2026). (Ahmad Khairudin/Radar Solo)
Perintahan HUT Ke-76 Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Kabupaten Sragen, Selasa (23/6/2026). (Ahmad Khairudin/Radar Solo)

 

RADARSOLO.COM – Pemkab Sragen menegaskan kebijakan insentif bagi guru-guru TK di Sragen yang telah berjalan sejak tahun 2025 akan terus dipertahankan.

Besaran insentif yang diterima para guru bervariasi berdasarkan masa kerja atau periode kerja mereka. Yakni mulai dari Rp 300.000 hingga Rp 600.000 setiap bulannya. Hal itu disampaikan Bupati Sragen Sigit Pamungkas.

Diakuinya, meski saat ini pemerintah daerah dihadapkan pada tantangan efisiensi anggaran belanja pegawai sebesar 30 persen dari APBD, namun hak-hak para guru PAUD dan TK tidak akan terganggu.

Baca Juga: Peringati HUT Ke-76, IGTKI Sragen Waswas Insentif Guru TK Dihapus

Insya Allah meskipun sekarang ada tuntutan efisiensi agar biaya untuk pegawai itu 30 persen dari APBD, insentif itu tetap akan terus diberikan kepada guru-guru IGTKI. Tidak mempengaruhi insentif yang diberikan,” ujar Sigit saat perayaan HUT Ke-76 Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTK) Sragen, Selasa (23/6/2026).

Sigit menambahkan, tidak hanya memperhatikan kesejahteraan para guru, Pemkab Sragen juga terus mengucurkan dukungan untuk pemenuhan sarana dan prasarana (sarpras) di sekolah-sekolah TK.

”Pemerintah daerah secara rutin melakukan pemetaan dan memberikan bantuan fasilitas berdasarkan kebutuhan serta kendala infrastruktur yang dihadapi oleh masing-masing sekolah di lapangan,” bebernya.

Baca Juga: Jadwal Pendaftaran SPMB Offline Jenjang SMP di Karanganyar

Menurutnya, IGTKI memiliki peran strategis dalam membentuk fondasi pendidikan anak-anak di masa transisi.

”Tentu harapan kami IGTKI bisa menjadi wadah yang produktif bagi peningkatan kompetensi guru-guru yang terhimpun di dalamnya, dan bisa mempersiapkan dengan baik fase transisi anak-anak di PAUD untuk masuk ke jenjang sekolah dasar (SD),” ujar Sigit.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya kolaborasi IGTKI dengan berbagai pihak (stakeholder) agar pendidikan anak usia dini dapat berjalan lebih optimal.

Baca Juga: Pemkab Sragen Bantah Tudingan Monopoli dalam Lelang Proyek APBD 2026, Tegaskan sesuai Aturan

Sinergi ini dinilai krusial dalam mempersiapkan generasi muda yang tangguh, unggul, dan siap bersaing di masa depan. (din/adi)

Editor : Adi Pras
#insentif guru #Pemkab Sragen #Bupati Sragen Sigit Pamungkas #sragen #IGTKI