Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Muhibah Budaya Sri Sultan Hamengkubuwono X di Sragen Diundur, Ini Penyebabnya

Ahmad Khairudin • Rabu, 24 Juni 2026 | 19:15 WIB
Bupati Sragen Sigit Pamungkas dan jajaran berfoto bersama Sri Sultan Hamengkubuwana X usai kunjungan, Rabu (14/5/2025). (Dokumentasi Pribadi)
Bupati Sragen Sigit Pamungkas dan jajaran berfoto bersama Sri Sultan Hamengkubuwana X usai kunjungan, Rabu (14/5/2025). (Dokumentasi Pribadi)

 

RADARSOLO.COM – Rencana lawatan budaya Sri Sultan Hamengkubuwono X ke Kabupaten Sragen dipastikan bergeser dari jadwal semula.

Kunjungan bertajuk Muhibah Budaya tersebut resmi diundur menjadi pertengahan Juli mendatang. Meski demikian, denyut persiapan di lapangan sama sekali tidak mengendur.

Sekretaris Daerah (Sekda) Sragen Hargiyanto mengungkapkan, mundurnya jadwal kedatangan Raja Keraton Yogyakarta tersebut dikarenakan penyesuaian agenda. Sesuai schedule terbaru, Sultan dijadwalkan berada di Sragen pada kisaran 8 hingga 12 Juli 2026 nanti.

Baca Juga: Satgas MBG Sragen Dukung Kejari Pelototi 117 SPPG

”Benar, mundur ke Juli. Tetapi untuk tahap awal, tim dari Provinsi DIY berkekuatan delapan orang tetap datang ke Sragen besok pagi (hari ini, Red) untuk melakukan supervisi,” ujar Hargiyanto, Rabu (24/6/2026).

Tim dari Jogja tersebut bakal menyisir sejumlah titik krusial yang diproyeksikan menjadi rute rawuh-nya sultan.

Pergerakan dimulai pukul 09.00 WIB dengan sasaran pertama wilayah Kecamatan Masaran. Dari sana, tim bergerak menuju Kecamatan Gebang, Tanon, hingga Mondokan.

Baca Juga: Empat SDN di Karanganyar Minim Pendaftar, Disdikbud Berdalih Berada di Wilayah Pinggiran

Hargiyanto menjelaskan, pemetaan lokasi ini dibagi dalam tiga klaster wilayah, termasuk opsi peninjauan hingga ke kawasan Jekawal.

”Semua titik ini kami siapkan dan supervisi dulu, nanti kepastian akhirnya tetap menunggu persetujuan dari Sri Sultan,” imbuhnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, rencana kedatangan Sri Sultan HB X ke Sragen ini bukan sekadar kunjungan seremonial biasa.

Baca Juga: HUT Bhayangkara ke-80, Polres Sragen Berikan Layanan Kesehatan Gratis bagi Warga Kurang Mampu dan Bantuan Anak Yatim

Agenda ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan historis saat jajaran Pemkab Sragen melakukan ziarah ke Yogyakarta.

Hubungan emosional kedua daerah memang berakar kuat pada sejarah perjuangan Sri Sultan Hamengkubuwono I pasca-Perjanjian Giyanti. Di mana Bumi Sukowati menjadi salah satu basis pergerakan penting sebelum berdirinya Keraton Jogjakarta.

Menguatkan jalinan sejarah tersebut, misi Muhibah Budaya kali ini akan diisi dengan transfer ilmu kebudayaan secara masif selama hampir sepekan.

”Melalui kerja sama resmi ini, kita harapkan kedekatan historis antara Sragen dan Jogja bisa membawa dampak konkret bagi pembangunan dan kelestarian budaya ke depan,” tandasnya. (din/adi)

Editor : Adi Pras
#Sri Sultan Hamengkubuwono X #sragen #mondokan #tanon #masaran