RADARSOLO.COM – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah pada tahun ajaran baru 2026/2027 sudah diterapkan di seluruh satuan pendidikan di Kabupaten Sragen. Tak terkecuali SMK Muhammadiyah 4 Sragen.
MPLS di sekolah swasta ini digelar selama lima hari sejak Senin (13/7/2026). Selain mengenalkan lingkungan sekolah ke murid baru, MPLS juga diisi kegiatan pembentukan karakter siswa tanpa perundungan.
Ketua panitia MPLS sekaligus Waka Kesiswaan SMK Muhammadiyah 4 Sragen Anwar Rasyid menegaskan, konsep MPLS Ramah ini merupakan komitmen dalam menciptakan ekosistem belajar yang aman.
Baca Juga: Pangdam IV/Diponegoro Turun ke Sragen: Tegaskan Yonif TP Jadi Tulang Punggung TNI AD
Selain itu, juga sejalan dengan arahan pemerintah untuk menghapus total praktik perundungan (bullying) dan kekerasan di lingkungan pendidikan.
“Kami mengonsep acara ini sedemikian rupa. Dari awal hingga puncak acara, murid baru disuguhi materi edukatif dari pembicara luar, pendidikan karakter lewat outbound, hingga menggali minat dan bakat anak,” jelas Anwar, Jumat (17/7/2026).
Sementara itu, Kepala SMK Muhammadiyah 4 Sragen Wahyu Wismawati menyatakan antusiasme murid baru tahun ini sangat luar biasa.
Baca Juga: Bakal Dibangun Batalyon TP di Kerjo, Pemkab Karanganyar Perkuat Dukungan Infrastruktur dan Lahan
”Kami menyiapkan anak-anak secara matang sejak dini, agar setelah lulus nanti memiliki kompetensi bahasa dan karakter. Terutama bahasa Jepang dan Inggris. Sehingga mereka siap diterbangkan dan bekerja di Jepang,” jelas Wahyu.
Selain itu, sekolah juga menjalin kemitraan dengan berbagai sektor industri strategis. Kerja sama ini menjadi modal bagi bursa kerja khusus (BKK) sekolah setempat. (din/fer)
Editor : Adi Pras