Tiga remaja menjadi sasaran pembegalan.
Informasi yang dihimpun, peristiwa bermula sekitar pukul 23.00 ketika tiga remaja sedang duduk santai di area taman yang lokasinya tidak jauh dari kediaman salah satu anggota DPRD Sragen.
Mereka kemudian dihampiri para pelaku yang langsung melancarkan intimidasi dengan mengaku-ngaku sebagai petugas Satpol PP.
Gertakan tersebut berhasil membuat korban ketakutan.
"Anak-anak ketakutan karena pelaku mengaku sebagai petugas Satpol PP," ungkap Kapolsek Gondang AKP Suparno mewakili Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari.
Memanfaatkan kepanikan korban, para pelaku tidak hanya merampas sepeda motor yang berada di lokasi kejadian.
Mereka juga membawa 3 remaja menggunakan kendaraan milik pelaku.
Suasana di sekitar kawasan masjid sempat gempar setelah warga menyadari kejahatan tersebut.
Sedangkan keluarga korban syok berat menantikan nasib anak-anak mereka.
Baca Juga: Dorong Kebaya Jadi Busana Harian, Pemkab dan KKI Karanganyar Gelar Parade Budaya di CFD
Aksi penculikan singkat tersebut akhirnya berakhir beberapa kilometer dari Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Para pelaku menurunkan ketiga korban di kawasan jalanan sepi di wilayah Kecamatan Sidoharjo, Sragen, sebelum akhirnya melarikan diri dengan membawa kabur motor milik korban.
Korban ditemukan dalam kondisi selamat tanpa mengalami luka fisik yang berarti. Kendati demikian, peristiwa tersebut menyisakan.
Kasus penipuan yang disertai perampasan serta penculikan ditangani intensif Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Sragen bersama Polsek Gondang. (din)
Editor : Tri Wahyu CahyonoSumber : Radarsolo.jawapos.com