Malam Membara di Sragen: 52 Ribu Ayam Terpanggang Massal, Mobil Innova Ludes Terbakar

Ahmad Khairudin • Dipublikasikan Senin, 27 Juli 2026 | 15:45 WIB
Mobil Toyota Innova Venturer yang mendadak terbakar di jalur Sragen–Tangen, Kecamatan Ngrampal, Sragen, Minggu (26/7/2026). (Ahmad Khairudin/Radar Solo)
Mobil Toyota Innova Venturer yang mendadak terbakar di jalur Sragen–Tangen, Kecamatan Ngrampal, Sragen, Minggu (26/7/2026). (Ahmad Khairudin/Radar Solo)

 

RADARSOLO.COM — Dua kebakaran hebat melanda kawasan Kabupaten Sragen, Sabtu (25/7/2026) hingga Minggu (26/7/2026) pagi.

Si jago merah tak hanya melahap tiga kompleks kandang ayam milik warga di Kecamatan Kedawung, tapi juga menghanguskan satu unit mobil Toyota Innova Venturer yang mendadak terbakar di jalur Sragen–Tangen, Kecamatan Ngrampal.

Musibah pertama menimpa tiga kompleks kandang ayam potong di Dukuh Pengkok, Desa Pengkok, Kecamatan Kedawung.

Baca Juga: Pemicu Angin dari Sragen, Pembudidaya KJA Kedung Ombo Rugi Rp247 Juta Akibat Upwelling

Kebakaran yang bermula pada Sabtu (25/7/2026) sekitar pukul 23.00 WIB itu baru berhasil dikuasai total oleh petugas pemadam kebakaran pada Minggu (26/7/20267) pagi.

Insiden bermula saat pekerja menyalakan sistem pemanas (gasolek/arang) untuk menjaga suhu tubuh puluhan ribu ayam agar tak kedinginan.

Nahas, percikan api mendadak menyambar sekam padi yang kering di sekitarnya. Tiupan angin kencang serta material bangunan yang didominasi kayu dan bambu membuat kobaran api langsung membesar dan tak terkendali.

Baca Juga: Berkas Penipuan CASN Oknum BUMD Dilimpahkan ke PN Karanganyar, Perantara Berinisial HS Diburu Polisi

”Personel bergerak cepat usai menerima laporan. Namun karena material kandang mudah terbakar serta bertiup angin kencang, kobaran api menyebar sangat cepat,” terang Kabid Pemadam Kebakaran Satpol PP Sragen Tommy Isharyanto, Senin (27/7/2026).

Proses pemadaman berlangsung dramatis selama 4,5 jam melibatkan tim gabungan dari Damkar, BPBD, Polsek, TNI, hingga para relawan. Api baru benar-benar padam sekitar pukul 04.00 WIB.

Tak ada korban jiwa dalam musibah ini, tetapi seorang anak kandang mengalami luka bakar di bagian tangan dan harus dilarikan ke klinik. Kerugian material ditaksir meroket hingga Rp 3 miliar.

Baca Juga: Sidak Sekolah Rakyat Sragen, Menteri PU Wanti-Wanti Pelaksana Jangan Kasih Fasilitas Ecek-ecek

Tiga pemilik kandang menderita kerugian besar: Samsuri, 38, kehilangan 8.000 ekor ayam siap panen, Kaliyem, 60, kehilangan 14.000 ekor ayam, serta Supono, 60, harus merelakan 30.000 ekor ayam.

Selain 52 ribu unggas, satu unit mobil Suzuki Carry, sepeda motor Honda Beat, 20 unit kipas blower, 3 mesin diesel, hingga seluruh atap dan struktur bangunan ludes tak tersisa.

Tak berselang lama, giliran kobar api meneror warga di Jalan Sragen–Tangen, Dukuh Ngrejeng, Desa Klandungan, Kecamatan Ngrampal pada Minggu (26/7/2026) sekitar pukul 20.05 WIB.

Baca Juga: Dorong Kebaya Jadi Busana Harian, Pemkab dan KKI Karanganyar Gelar Parade Budaya di CFD

Satu unit Toyota Innova Venturer warna hitam bernopol AD 1107 keluaran tahun 2024 ludes dilalap si jago merah.

Mobil tersebut dikemudikan oleh Sularso, 46, warga Mojogedang, yang tengah melintas bersama istrinya, Murtini, 37, serta dua anak mereka yang masih kecil, Almahira, 8, dan Wildan, 6.

Di tengah perjalanan, lampu indikator pada spedometer mendadak menyala. Curiga terjadi gangguan, Sularso menghentikan laju kendaraan dan mengintip bagian mesin.

"Saat kap mobil dibuka, asap tebal disertai kobaran api sudah membumbung dari dalam mesin," jelas Tommy.

Baca Juga: Bukan Jebakan Tikus, Petani di Sragen Meninggal Tersengat Listrik Pompa Air Sibel

Suasana kian mencekam ketika minibus tersebut tiba-tiba berjalan sendiri tanpa kendali hingga akhirnya menyundul pohon di tepi jalan sebelum seluruh bodinya diselimuti api.

Beruntung, Sularso beserta seluruh anggota keluarganya berhasil keluar dan menyelamatkan diri tepat waktu sebelum api membesar.

Dua unit armada pemadam yang diterjunkan ke lokasi sempat terkendala kemacetan lalu lintas akibat kerumunan warga. Kendati demikian, api berhasil dijinakkan dalam kurun waktu 20 menit.

Baca Juga: Pipa Hidrolis Patah, Truk PJL Alami Laka Tunggal di Jalur Solo – Sragen, Polres Karanganyar Berlakukan Jalur Contraflow

"Indikasi awal sumber api diperkirakan berasal dari korsleting pada sistem kelistrikan di bagian mesin," pungkas Tommy.

Meskipun tidak ada korban luka maupun jiwa, mobil keluarga tersebut dipastikan rusak total dan kerugian material masih dalam proses penghitungan. (din/adi)

Editor : Adi Pras
toyota innova venturer kebakaran sragen kandang ayam Kedawung