RADARSOLO.COM – Pengabdian panjang yang dilakoni dengan penuh integritas, loyalitas, dan dedikasi tinggi tidak pernah berakhir sia-sia.
Hal itu dibuktikan jajaran Polres Sragen saat menggelar upacara penghormatan dan pelepasan bagi 10 personel Polri serta ASN yang memasuki masa purna tugas di Lapangan Wirapratama Mapolres Sragen, Kamis (30/7/2026).
Rangkaian prosesi Wisuda Purna Bhakti Bhayangkara Periode 1 Januari hingga 1 Juli 2026 tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari.
Baca Juga: Tiga Oknum ASN Pemkab Karanganyar Ditangkap terkait Penipuan Bermodus Rekrutmen Pegawai RSUD
Acara berlangsung penuh khidmat dan haru. Momen bersejarah ini dihadiri oleh jajaran pejabat utama (PJU), kapolsek, pengurus Bhayangkara Cabang Sragen, PP Polri, hingga sanak keluarga yang setia mendampingi para wisudawan.
Suasana sakral begitu terasa ketika Kapolres Sragen mengalungkan samir, menyematkan medali, dan menyerahkan piagam penghargaan kepada para purnawirawan.
Penghormatan tersebut menjadi simbol apresiasi tertinggi dari institusi atas jasa-jasa mereka yang telah mengawal keamanan dan melayani masyarakat Sragen selama puluhan tahun.
Baca Juga: Dilema Petani Tebu di Sragen: Jika Kapasitas Dipangkas, Risiko Antrean Panjang Menanti
”Upacara Wisuda Purna Bhakti Bhayangkara ini merupakan tradisi sakral di lingkungan Polri yang sangat sarat makna,” tegas Dewiana.
”Ini adalah bentuk penghargaan resmi institusi atas dedikasi dan loyalitas tanpa batas para personel yang berhasil menuntaskan tugasnya dengan tuntas dan paripurna,” imbuhnya.
Kapolres menegaskan, momentum ini hendaknya menjadi lecutan motivasi sekaligus teladan moral bagi seluruh prajurit muda dan ASN yang masih aktif.
Baca Juga: Batik Girilayu Matesih Ditetapkan sebagai Warisan Budaya Karanganyar
Nilai-nilai profesionalisme, integritas, dan semangat melayani harus terus menyala demi menjaga kehormatan korps Bhayangkara.
Usai pelaksanaan upacara dan tasyakuran hangat di Aula Satya Haprabu, puncak acara emosional bergulir melalui Tradisi Pedang Pora.
Diiringi hunusan pedang ke udara dari para perwira muda yang membentuk barisan kehormatan, ke-10 purnawirawan melangkah perlahan melintasi gerbang Mapolres Sragen.
Baca Juga: Rampok Sadis Jenar Peragakan 40 Adegan, Polres Sragen Dalami Unsur Pembunuhan Berencana
Langkah kaki para veteran tersebut disambut hangat oleh ketua dan pengurus PP Polri Cabang Sragen tepat di pintu gerbang utama. Penyerahan ini menandai estafet transisi pengabdian—dari keluarga besar Polri aktif menuju wadah Persatuan Purnawirawan Polri.
Sebagai penutup penuh kenangan, para purnawirawan beserta pendamping lantas dinaikkan ke becak hias yang telah disiagakan.
Iring-iringan becak membawa mereka perlahan meninggalkan kompleks Mako Polres Sragen menuju Kantor PP Polri Cabang Sragen, dilepas oleh tepuk tangan riuh, lambaian tangan, dan penghormatan terakhir dari seluruh jajaran personel Polres Sragen.
Baca Juga: Dengar Tiga Kali Letupan, Rumah Warga Kebakkramat Karanganyar Ludes Dilalap Si Jago Merah
Dia menegaskan rangkaian seremoni ini menegaskan satu pesannya yang kuat, yakni purna tugas hanyalah garis akhir dalam dinas formal, namun pengabdian bagi masyarakat, bangsa, dan negara tidak akan pernah usai. (din/adi)
Editor : Adi Pras