Sehari, Dua Warga Sragen Ditemukan Meninggal Dunia: Ini Hasil Penyelidikan Polisi

Ahmad Khairudin • Dipublikasikan Minggu, 2 Agustus 2026 | 15:41 WIB

 

PMI Sragen mengevakuasi penemuan mayat di Kecamatan Gondang, Sabtu (1/8/2026). (Ahmad Khairudin/Radar Solo)
PMI Sragen mengevakuasi penemuan mayat di Kecamatan Gondang, Sabtu (1/8/2026). (Ahmad Khairudin/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Peristiwa tragis melanda wilayah Kabupaten Sragen pada Sabtu (1/8/2026). Dalam rentang waktu kurang dari lima jam, dua warga setempat ditemukan meninggal dunia secara mendadak di dua lokasi berbeda.

Yakni di area Pasar Hewan Nglangon Sragen dan saluran irigasi persawahan Kecamatan Gondang.

Peristiwa pertama terjadi sekitar pukul 09.46 WIB di area Pasar Hewan Nglangon, Jalan Ring Road Utara, Kelurahan Karang Tengah.

Baca Juga: Cek Kesehatan Hadir, Polusi PG Mojo Sragen Belum Tuntas

Seorang pria bernama Pono Warsito, 53, warga Desa Jono, Kecamatan Tanon, dilaporkan sempat mengalami kejang mendadak di lokasi kejadian.

Tak berselang lama, insiden kedua terjadi sekitar pukul 13.40 WIB di Ngundaan, Desa Glonggong, Kecamatan Gondang. Korban diketahui bernama Suyatno, 61,seorang petani setempat.

Kejadian bermula saat seorang saksi hendak mengecek pengairan sawah dan melihat sepeda motor milik korban terparkir di pinggir saluran irigasi dengan kondisi mesin penyedot air belum dirakit.

Baca Juga: Sidak Dapur SPPG, Wabup Karanganyar Warning Kualitas MBG Diperhatikan

Saat didekati, korban ditemukan tergeletak di tanah dengan posisi kaki masih tergantung di sepeda motor dan sudah tidak bernapas.

Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari menjelaskan, jajarannya melalui Tim Inafis Polres Sragen dan polsek setempat telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta pemeriksaan medis di kedua lokasi.

”Dari hasil pemeriksaan medis dan Inafis Polres Sragen pada kedua korban, kami memastikan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau unsur tindak pidana,” ujar kapolres, Minggu (2/8/2026).

Baca Juga: Sampah Berceran dan Alokasi Anggaran Minim, Wajah Kumuh Sungai Sragen Dicerca Legislator Demokrat

”Untuk peristiwa di Gondang, berdasarkan keterangan keluarga, korban memang memiliki riwayat penyakit medis berat, yakni kanker prostat,” imbuhnya.

Kapolres menambahkan, pihak keluarga kedua korban telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan proses otopsi.

Usai pemeriksaan visum selesai, kedua jenazah langsung diserahterimakan kepada pihak keluarga masing-masing untuk dimakamkan. (din/adi)

Editor : Adi Pras
gondang sragen Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari polres sragen pasar hewan nglangon