RADARSOLO.COM – Kondisi perlintasan sebidang jalur kereta api di Gambiran, Kelurahan Sine, Kecamatan Sragen dikeluhkan warga yang setiap hari melintas.
Pasalnya, proyek pemeliharaan di lokasi tersebut dinilai mandek dan dibiarkan terbengkalai tanpa tanda-tanda penyelesaian selama sekitar sepekan terakhir.
Akibat pengerjaan yang belum tuntas, permukaan jalan di sekitar rel tidak menggunakan pengerasan, melainkan dibiarkan berupa batuan dan kerikil lepas.
Baca Juga: Dikebut, Paket Infrastruktur Jalan di Sragen Baru Capai 10 Persen
Kondisi ini membuat para pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor, harus ekstra waspada karena permukaannya yang membahayakan.
”Jika tidak hati-hati, pijakan batu di rel bisa membahayakan dan tentu tidak nyaman untuk berkendara,” ujar Tono, salah seorang warga yang sering melintas di lokasi tersebut, Selasa (18/82026).
Tono menambahkan, lokasi perlintasan ini merupakan jalur vital yang setiap hari ramai dilewati anak-anak sekolah serta buruh pabrik.
Baca Juga: TKI asal Karanganyar Meninggal di Jepang, Pemkab Kawal Pemulangan dan Hak Asuransi Korban
Ia berharap pihak terkait segera mengebut perbaikan hingga kondisi jalan kembali seperti sedia kala demi menghindari insiden fatal di jalur kereta api yang aktif.
Apalagi di dekat jalur tersebut ada traffic light. Sehingga jika dibiarkan berpotensi mengakibatkan kemacetan.
Lurah Sine Gilang Akbar Dahana membenarkan pekerjaan pemeliharaan tersebut diperkirakan sudah berjalan lebih dari sepekan. Menurutnya, pengerjaan itu tampaknya dilakukan secara berurutan di sepanjang jalur perlintasan.
Baca Juga: Antrean Mengular Panjang di Sragen, Pertamina Jamin Stok Aman
”Soal keluhan memang banyak disampaikan karena itu jalur aktif. Pihaknya berharap segera dinormalkan kembali karena berbahaya dan merupakan jalur yang sangat ramai,” tandas Gilang. (din/adi)
Editor : Adi Pras