RADARSOLO.COM – Satpol PP Sragen menertibkan pedagang di Jalan Veteran, Kota Sragen, Selasa (18/8/2026). Sepanjang jalan tersebut seharusnya steril dari aktivitas PKL.
Kasi Opsdal Satpol PP Sragen Arif Wijanarko menjelaskan, pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada para pedagang.
Terdapat total delapan PKL di kawasan itu. Di mana tujuh di antaranya masih bertahan di lokasi tersebut. Kendati demikian, Arif mengklaim penertiban ini dikemas secara humanis tanpa ada istilah penggusuran paksa.
Baca Juga: Proyek di Perlintasan Sebidang Gambiran Sragen Dikeluhkan Pengguna Jalan, Ini Alasannya
Pihaknya telah memberikan tenggat waktu selama tujuh hari bagi para pedagang untuk mencari lokasi alternatif secara mandiri.
”Biar pedagang sendiri saja,” ujar Arif, Selasa (18/8/2026).
Kebijakan penertiban tanpa fasilitasi tempat baru ini langsung memantik respons dari mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Tatag Prabawanto.
Baca Juga: PWKS Bersama Pemkab Karanganyar Targetkan Tanam Satu Juta Pohon Buah
Menyusul adanya keluhan dari salah satu PKL berinisial SR, Tatag menyampaikan sejumlah catatan kritis bagi Pemerintah Daerah dan Satpol PP Sragen.
Pertama, Tatag mengingatkan kondisi perekonomian saat ini dirasakan sangat berat bagi masyarakat, khususnya sektor informal yang berjuang menyambung hidup.
Kedua, sektor informal menjadi tumpuan terakhir di kala dompet kosong demi menekan angka penyakit masyarakat akibat perbuatan negatif. Ketiga, peran dan perhatian pemerintah terhadap sektor informal dinilai belum optimal.
Baca Juga: Dikebut, Paket Infrastruktur Jalan di Sragen Baru Capai 10 Persen
Atas dasar itu, Tatag menyarankan agar pemda membiarkan para PKL tetap berjualan di tempat tersebut sampai ada solusi nyata dan jaminan tempat berusaha dari pemerintah.
Ia juga mendorong adanya koordinasi lintas instansi dengan dinas perhubungan (dishub) serta dinas perdagangan.
”Jika persoalannya menyangkut fasilitas parkir, area parkir di Jalan Veteran dipindahkan ke halaman Kuliner Katamso. Langkah ini dinilai bisa menjadi solusi ganda, menata kawasan Jalan Veteran sekaligus menggairahkan kembali pusat Kuliner Katamso agar kembali hidup,” ujarnya. (din/adi)
Editor : Adi Pras