Sempat Bikin Waswas Orang Tua, Dugaan Murid Keracunan MBG di SDN 4 Sragen Tidak Terbukti

Ahmad Khairudin • Dipublikasikan Sabtu, 22 Agustus 2026 | 18:16 WIB
Ilustrasi siswa SD di Sragen menikmati sajian menu makan bergizi gratis (MBG) dari pemerintah. (Ahmad Khairudin/Radar Solo)
Ilustrasi siswa SD di Sragen menikmati sajian menu makan bergizi gratis (MBG) dari pemerintah. (Ahmad Khairudin/Radar Solo)

RADARSOLO.COM-Fakta dugaan keracunan makanan di SDN 4 Sragen akhirnya terungkap.

Kejadian yang tadinya bikin jantungan para orang tua wali murid itu dipastikan tidak benar.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Sragen melalui Seksi Surveilans Tri Rarharno memastikan situasi di SDN 4 Sragen kembali normal.

Seluruh siswa dilaporkan sudah masuk sekolah seperti biasa tanpa ada kendala berarti.

Baca Juga: Potret Langka Veda Ega Pratama Berguru Langsung ke Marc Marquez, Mengaspal Bareng Juara Dunia MotoGP

Terkait tiga siswa yang sempat masuk dalam radar pemantauan medis, Tri membeberkan fakta menggelitik.

Alih-alih keracunan, anak-anak tersebut ternyata hanya bersikap berlebihan.

"Hari ini sudah masuk sekolah semua. Ada yang memang sudah sakit sebelum konsumsi MBG (Makanan Bergizi Gratis). Lantas kemarin yang tiga siswa dalam pantauan, itu tidak ada apa-apa, justru cengengesan (bercanda)," ungkap Tri saat dikonfirmasi, Sabtu (22/8/2026).

Meski begitu, sebagai langkah proaktif dan standar operasional prosedur (SOP) yang ketat, pihak Dinkes tetap mengamankan dan mengirimkan sampel makanan serta air ke laboratorium.

Pengiriman sampel tersebut baru saja dilakukan demi memastikan keamanan jangka panjang dan menepis segala spekulasi liar.

Baca Juga: Masuk Desil 10 Sejajar dengan 9 Naga Bukan Berarti Orang Kaya, Apa Maksud BPS? Daerah Banjir Protes

"Intinya siswa aman semua," terang Tri.

Sementara itu, Kepala SPPG Jetis Sragen Kulon Ebenezer Simatupang menuturkan, hasil kroscek langsung ke pihak sekolah membuktikan tidak ada satupun laporan keracunan akibat menu MBG yang didistribusikan SPPG setempat.

Diketahui, SPPG Jetis menyuplai lebih dari 1.600 porsi makanan ke tujuh sekolah.

Menu yang dibagikan pada hari kejadian berupa sandwich (roti, telur, tomat, mentimun), dilengkapi susu kotak Cimory dan buah pisang.

Baca Juga: MotoGP Aragon 2026 Digelar Tanggal Berapa? Intip Peta Persaingan Marc Marquez vs Aprilia

Eben mendapati fakta bahwa akun Facebook yang pertama kali menggulirkan isu tersebut kini telah menghapus unggahannya.

Pihaknya pun menyayangkan munculnya opini liar yang sempat memantik keresahan publik.

"Kami sudah pastikan kepada wali murid dan siswa yang mengonsumsi menu kami, tidak ada keluhan keracunan. Postingan itu juga sudah dihapus, dan kami tetap memohon maaf atas kegaduhan yang sempat terjadi di tengah masyarakat," pungkas Eben. (din)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
Sumber : Radarsolo.jawapos.com
sdn 4 sragen tidak terbukti keracunan mbg dinkes sragen