Dua Hari Jelang Direhab, Atap SD di Sragen Malah Ambruk

Ahmad Khairudin • Dipublikasikan Senin, 24 Agustus 2026 | 17:32 WIB

 

Atap SDN Karanganyar 3 di Dusun Bulu, Desa Karanganyar, Kecamatan Sambungmacan, Sragen ambruk, Senin (24/8/2026). (Ahmad Khairudin/Radar Solo)
Atap SDN Karanganyar 3 di Dusun Bulu, Desa Karanganyar, Kecamatan Sambungmacan, Sragen ambruk, Senin (24/8/2026). (Ahmad Khairudin/Radar Solo)

 

RADARSOLO.COM – Atap ruang kelas SDN Karanganyar 3, Dusun Bulu, Desa Karanganyar, Kecamatan Sambungmacan, Sragen, runtuh, Senin (24/8/2026) sekira pukul 03.00.

Ironisnya, bangunan yang kondisinya sudah lama memprihatinkan itu sejatinya telah masuk daftar prioritas revitalisasi.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut. Ruang kelas yang atapnya ambruk telah dikosongkan sejak Januari 2026 karena kondisi bangunan dinilai sudah tidak layak digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.

Baca Juga: Aksi Heroik Babinsa di Sragen Serda Jumadi Bekuk Maling Spesialis: Berbekal Bela Diri, Pelaku Nyerah

Kapolsek Sambungmacan AKP Warseno mengatakan, atap bangunan runtuh saat sekolah masih dalam kondisi kosong.

Informasi awal mengenai kejadian tersebut disampaikan warga setempat, Parinem, kepada Kepala SDN Karanganyar 3 Sri Sunarni.

Tak lama berselang, personel Polsek Sambungmacan bersama Pamapta dan Tim Inafis Polres Sragen mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Baca Juga: Laka Maut di Tawangmangu Karanganyar, Sekeluarga Terjun Jurang: Satu Tewas

“Berdasarkan keterangan kepala sekolah, bangunan ruang kelas yang atapnya runtuh tersebut sudah dikosongkan dan tidak digunakan untuk kegiatan belajar mengajar sejak Januari 2026,” kata Warseno.

Pengosongan ruang kelas tersebut menjadi langkah antisipasi pihak sekolah lantaran kondisi fisik bangunan yang sudah lapuk dan dinilai berisiko.

Ironisnya, atap bangunan tersebut ambruk hanya berselang dua hari sebelum rencana pengerjaan revitalisasi.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sragen sebelumnya telah melakukan peninjauan dan memasukkan SDN Karanganyar 3 ke dalam daftar sekolah yang mendapat prioritas perbaikan.

Baca Juga: MIN 9 Sragen Juara Elementary Futsal Fest Radar Solo 2026, Laurinda Sabet Top Skor dengan 10 Gol

Kepala Disdikbud Sragen Purwanti mengatakan pihaknya telah melakukan pengecekan langsung ke lokasi.

Bahkan, rencana rehabilitasi empat ruang di sekolah tersebut sudah memasuki tahap siap dikerjakan.

“Ini tadi sudah kami tinjau ke lapangan. Sekolah tersebut sudah masuk revitalisasi rehab ruang kelas. RAB sudah selesai dibuat untuk empat ruangan, tinggal dikerjakan,” ujar Purwanti.

Untuk revitalisasi tersebut, Disdikbud Sragen menyiapkan anggaran Rp345.112.323. Pekerjaan dijadwalkan mulai Rabu (26/8/2026), hanya dua hari setelah atap salah satu ruang kelas runtuh. “Besok sudah bisa dikerjakan,” jelas Purwanti.

Baca Juga: Kuota 220 Siswa Terpenuhi, PMBM MI Muhammadiyah Karanganyar Tahun 2027/2028 Resmi Ditutup

Peristiwa ini kembali menyoroti kondisi infrastruktur sekolah di Sragen. Sebelumnya, atap bangunan sekolah di wilayah Sambungmacan juga dilaporkan roboh.

Beruntung, pengosongan ruang kelas SDN Karanganyar 3 sejak awal tahun membuat kejadian kali ini tidak sampai menimbulkan korban. (din/bun)

Editor : Adi Pras
karanganyar sragen sekolah ambruk Disdikbud Sragen sambungmacan