RADARSOLO.COM – Dinas Perhubungan (Dishub) Sragen menerapkan rekayasa lalu lintas sementara di kawasan Jalan Sukowati Sragen, khususnya di kawasan terminal lama/hotel Martonegaran.
Langkah ini diambil seiring dengan adanya pengerjaan proyek perbaikan jalan provinsi di area tersebut.
Kepala Seksi Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas Dishub Sragen Bhayusatrio Adhi Bimantoro menjelaskan, penyesuaian arus dilakukan untuk menjaga kelancaran lalu lintas sekaligus keselamatan pengguna jalan selama proses perbaikan berlangsung.
”Untuk kendaraan dari arah timur (Ngawi), alur lalu lintas dilambungkan ke lajur sebelah utara karena pengerjaan berada di lajur selatan. Pengalihan ini dilakukan mulai dari area tugu ke timur hingga ke depan kawasan meteorologi sebelum akhirnya kembali ke lajur selatan,” ujar Bhayusatrio, Senin (21/9/2026).
Baca Juga: DPRD Sragen Sebut Anggaran Kecamatan Habis untuk Operasional Ketimbang Pelayanan
Sementara itu, untuk kendaraan yang datang dari arah barat (Solo), penyekatan telah disiapkan sejak dari Simpang Beloran maupun perempatan depan Swalayan Luwes.
Kendaraan berat diimbau dan diarahkan untuk melalui ring road utara. Adapun untuk kendaraan roda dua maupun roda empat pribadi, pengemudi dapat memilih memanfaatkan jalur lingkungan setempat, seperti melintasi Jalan Jawa.
”Kendaraan dari arah barat yang hendak menuju Ngawi diarahkan masuk ke Jalan Jawa melalui perempatan Klinik Permata Hati ke arah timur, kemudian menembus kawasan Rumah Makan Salero sebelum akhirnya kembali menyambung ke Jalan Raya Sukowati,” tambahnya.
Baca Juga: Kapolda Jateng Beri Bantuan untuk Pasien CTEV di Karanganyar
Bhayusatrio menyebutkan, pengerjaan fisik proyek diperkirakan berlangsung sekitar satu minggu.
Berdasarkan koordinasi dengan pihak penyedia jasa dan pengawas jalan provinsi, target pengerjaan dapat diselesaikan dan arus lalu lintas (open traffic) kembali dibuka secara normal pada Jumat (26/9/2026).
”Masyarakat dan pengguna jalan diimbau untuk tetap berhati-hati, mematuhi petunjuk arah maupun rambu sementara yang dipasang, serta mengutamakan keselamatan selama berada di sekitar area pengerjaan proyek,” tandasnya. (din/adi)
Editor : Adi Pras