RADARSOLO.COM – Bupati Sragen Sigit Pamungkas melantik dua direktur definitif Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Sragen di Aula Pemda Terpadu Sragen, Senin (21/9/2026).
Yakni Sri Wanto sebagai Direktur BUMD SPBU dan Bengkel Terpadu. Serta Suwarsono sebagai Direktur BUMD Percetakan dan Penerbitan.
Bupati Sigit menekankan pentingnya pembenahan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance) agar BUMD mampu beradaptasi di tengah dinamika ekonomi masyarakat yang makin berkembang.
Baca Juga: Proyek Perbaikan Jalan Sukowati Sragen, Sejumlah Arus Lalin Dialihkan
”Pesan saya ringkas saja, perbaiki good corporate governance di kedua BUMD ini dengan melandaskan resep yang sudah ada. Perbaiki sebaik-baiknya, kelola sebaik-baiknya untuk mendapatkan hasil yang sebaik-baiknya juga,” ujar Bupati Sigit.
Bupati menjelaskan, BUMD saat ini menghadapi tantangan berbeda dibandingkan awal berdirinya.
Perkembangan dunia usaha membuat BUMD harus mampu menyeimbangkan peran antara mendorong perekonomian publik tanpa mematikan usaha masyarakat.
Baca Juga: DPRD Karanganyar Soroti Kesiapan Pilkades Serentak 2027, Tegaskan Harus Dipersiapkan sejak Awal
”BUMD kita harus survive, harus bisa hidup untuk berkontribusi ke dalam pemerintahan secara lebih luas. Ini nanti bisa berguru pada senior-senior PLT direktur yang kemarin menjabat, bagaimana mendayung di antara dua karang: karang kepentingan pemerintah dan karang kepentingan masyarakat,” katanya.
Seusai pelantikan, Sigit menegaskan kehadiran direktur definitif ini diharapkan membawa angin segar berupa inovasi dalam tata kelola BUMD guna mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD).
”Tentu ada target (PAD). Nanti kita diskusikan kembali dengan mereka melihat perkembangan situasi ekonomi saat ini. Yang penting ada peningkatan kontribusi mereka terhadap PAD,” tegasnya.
Baca Juga: DPRD Sragen Sebut Anggaran Kecamatan Habis untuk Operasional Ketimbang Pelayanan
Merespons arahan bupati, Direktur BUMD Perbengkelan Sri Wanto menyatakan langkah awalnya adalah melakukan pemetaan internal serta pembenahan sumber daya manusia (SDM).
”Langkah awal kita akan lebih fokus ke bengkel. Kami akan melihat SDM-nya dulu, itu yang nomor satu akan kita perbaiki. Setelah itu, baru mengambil langkah-langkah untuk menumbuhkan kepercayaan masyarakat Sragen agar lebih mengenal bengkel terpadu ini,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur BUMD Percetakan Suwarsono menyoroti pesatnya perkembangan teknologi dan tingginya persaingan di industri percetakan.
Baca Juga: Kapolda Jateng Beri Bantuan untuk Pasien CTEV di Karanganyar
Pihaknya berencana meninjau langsung kondisi riil mesin, sistem pemasaran, hingga SDM di unit usahanya.
”Situasi saat ini teknologi berkembang luar biasa. Target kita memang meningkatkan pemasaran dan pendapatan untuk mensuport PAD Sragen. Dari hasil evaluasi nanti, jadi feedback untuk penyesuaian SDM maupun peremajaan mesin,” ungkap Suwarsono.
Suwarsono juga membocorkan rencana strategisnya untuk membawa BUMD Percetakan masuk ke ranah digital.
”Secara pribadi, saya ingin ada digital outdoor printing. Ini penting karena kebutuhan MMT, banner, dan sejenisnya belum ter-cover maksimal. Selain itu, kami mencoba memohon rekomendasi agar dinas dan instansi Pemkab Sragen dapat memprioritaskan layanan percetakan di BUMD kita,” kata dia. (din/adi)
Editor : Adi Pras