Pemuda ODGJ di Sragen Ngamuk Bawa Sajam, Dipicu Telat Kontrol Medis

Ahmad Khairudin • Dipublikasikan Selasa, 22 September 2026 | 16:40 WIB

 

Upaya penanganan ODGJ mengamuk di Desa Singopadu, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Sragen, Senin (21/9/2026) malam. (Ahmad Khairudin/Radar Solo)
Upaya penanganan ODGJ mengamuk di Desa Singopadu, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Sragen, Senin (21/9/2026) malam. (Ahmad Khairudin/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Warga Desa Singopadu, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Sragen sempat dibuat resah oleh aksi nekat seorang pemuda penderita orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) berinisial S, 26.

Pemuda tersebut mengamuk sembari membawa senjata tajam (sajam) jenis arit dan melempar genteng rumah tetangganya, Senin (21/9) malam.

Kepala Desa Singopadu Heru Tarwoco menceritakan, peristiwa tersebut berawal dari kondisi kejiwaan S yang kambuh akibat keterlambatan jadwal kontrol medis.

Baca Juga: Dua Direktur BUMD Dilantik, Bupati Sragen Dorong Inovasi untuk Dongkrak PAD

”Sebenarnya S ini sudah sempat menjalani perawatan di rumah sakit selama tiga bulan dan dinyatakan sembuh hingga diperbolehkan pulang. Namun, karena keterlambatan jadwal kontrol, kondisinya kembali kumat dan mengamuk,” ujar Heru Tarwoco saat dikonfirmasi, Selasa (22/9).

Menanggapi aksi ngamuk yang meresahkan warga di lingkungan RT 20 Desa Singopadu dan RT 13 Dukuh Taraman tersebut, pemerintah desa bersama pengurus RT, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta pihak ahli waris/keluarga dan relawan langsung menggelar musyawarah darurat.

Meskipun sempat membawa sajam dan melempari rumah tetangga dengan genteng, proses evakuasi S berjalan relatif kondusif tanpa adanya korban jiwa maupun luka-luka.

Baca Juga: DPRD Karanganyar Soroti Kesiapan Pilkades Serentak 2027, Tegaskan Harus Dipersiapkan sejak Awal

Pemuda yang tinggal bersama ibunya yang sudah lanjut usia tersebut bersikap kooperatif saat dibujuk oleh kerabatnya.

”Saat mediasi dan evakuasi semalam, wonge manut (orangnya penurut). Ketika diminta naik ke ambulans oleh kerabatnya, dia langsung menurut dan sadar,” jelas Heru.

Sesuai dengan kesepakatan warga dan pihak keluarga, pada malam itu juga S langsung dirujuk menggunakan ambulans menuju rumah sakit jiwa di Solo guna mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Baca Juga: Proyek Perbaikan Jalan Sukowati Sragen, Sejumlah Arus Lalin Dialihkan

Heru menambahkan pihak desa telah memfasilitasi penanganan S sejak awal, termasuk koordinasi bantuan dan perawatan medis.

Diharapkan penanganan ODGJ di wilayahnya dapat berjalan cepat dan tidak membahayakan keselamatan warga sekitar. (din/adi)

Editor : Adi Pras
sragen senjata tajam odgj sidoharjo Bhabinkamtibmas