Pemerintah Kecamatan Karangmalang Sragen Kirim Bantuan Air Bersih ke Utara Bengawan

Ahmad Khairudin • Dipublikasikan Rabu, 23 September 2026 | 19:11 WIB
Pemerintah Kecamatan Karangmalang menyalurkan air bersih ke warga Sragen di utara Bengawan yang terdampak kemarau, Rabu (23/9/2026). (Ahmad Khairudin/Radar Solo)
Pemerintah Kecamatan Karangmalang menyalurkan air bersih ke warga Sragen di utara Bengawan yang terdampak kemarau, Rabu (23/9/2026). (Ahmad Khairudin/Radar Solo)

 

RADARSOLO.COM – Terik kemarau panjang kembali menguji ketahanan warga Kabupaten Sragen di kawasan utara Bengawan. Di saat tanah-tanah retak dan sumur warga mulai kering kerontang, uluran tangan dan kepedulian antar-wilayah justru mengalir hangat.

Melihat kondisi saudara se daerah yang tengah krisis air bersih, jajaran Kecamatan Karangmalang yang berada di selatan Bengawan bersama forkompimda bergerak cepat menggelar aksi kepedulian.

Langkah ini diinisiasi langsung oleh camat Karangmalang setelah berkoordinasi erat dengan berbagai unsur lintas sektor.

Baca Juga: Bukan Sekadar Jualan, HIPMI Sragen Cari UMKM ‘Tahan Banting’ Gandeng Investor hingga Perbankan

”Aksi ini merupakan inisiasi Pak Camat setelah sebelumnya kami menggelar rapat koordinasi (rakor) bersama Muspika,” ujar Sekcam Karangmalang Okta Andriyanto, Rabu (23/9/2026).

Rakor tersebut menghimpun dukungan luas dari berbagai elemen. Mulai dari Linsek (KUA, Puskesmas, Koordinator Pendidikan dan Kebudayaan), hingga perwakilan paguyuban kepala desa, kasi, kaur, serta bayanan di wilayah Karangmalang.

Hasilnya, disepakati penyaluran bantuan air bersih untuk membantu meredakan penderitaan warga di kawasan utara Bengawan.

Baca Juga: Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto Ziarah ke Astana Giribangun Karanganyar, Sempat Sapa Anak-Anak dan Warga

”Utara Bengawan saat ini memang sangat kekeringan. Karena itu, inisiasi dari Muspika ini hadir untuk membantu meringankan beban saudara-saudara kita di sana. Sementara ini, kami dari Kecamatan Karangmalang membantu mendistribusikan 15 tangki air bersih,” jelas Okta.

Bantuan belasan tangki air tersebut difokuskan untuk tiga kecamatan yang terdampak cukup parah, yakni Jenar, Gesi, dan Tangen.

Di sisi lain, Okta mengungkapkan bahwa kondisi ketersediaan air di wilayah Kecamatan Karangmalang sendiri hingga kini relatif terkendali meski musim kemarau melanda.

Baca Juga: Rumah Lapuk Termakan Usia, Lansia 86 Tahun di Sragen Lolos dari Maut saat Memasak

”Untuk wilayah Karangmalang Alhamdulillah masih aman. Air melimpah ruah dan tidak ada masalah krisis air yang berarti,” tuturnya.

Meski fenomena penurunan debit air sempat terjadi akibat kemarau, kebutuhan domestik dan rumah tangga warga Karangmalang dipastikan masih terpenuhi dengan baik tanpa ada benturan dengan kebutuhan sumur sibel/pertanian.

”Sampai saat ini belum ada laporan masalah terkait konflik air sumur rumah tangga dengan sibel. Debit air memang sedikit berkurang, tapi masih sangat cukup untuk kebutuhan sehari-hari warga,” tandasnya. (din/adi)

Editor : Adi Pras
GESI sragen jenar krisis air bersih karangmalang